
Jakarta – PT Bumi Resources Tbk (BUMI) secara resmi mengumumkan akuisisi 100% saham perusahaan pertambangan emas dan tembaga asal Australia, Wolfram Limited (WFL).
Langkah ini menjadi bagian dari strategi diversifikasi perusahaan ke sektor mineral strategis dan mineral kritis.
Nilai akuisisi seluruh saham Wolfram mencapai Rp 698,9 miliar. Sebelumnya, BUMI telah memegang 99,68% saham WFL.
Direktur Bumi Resources, R.A. Sri Dharmayanti, menyatakan bahwa perseroan kini menjadi pemegang penuh saham Wolfram. Pernyataan ini disampaikan dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (10/11/2025).
Presiden Direktur Bumi Resources, Adika Nuraga Bakrie, menambahkan bahwa akuisisi ini merupakan tindak lanjut dari perjanjian yang telah ditandatangani awal tahun ini.
Proses akuisisi ini juga telah mendapatkan persetujuan dari Foreign Investment Review Board (FIRB) di Australia.
Adika menjelaskan bahwa langkah akuisisi ini menandai tonggak penting dalam strategi diversifikasi Bumi Resources.
Selain itu, akuisisi ini memperluas portofolio perusahaan ke sektor mineral strategis dan mineral kritis, serta membuka peluang hilirisasi.
Dengan akuisisi Wolfram, Bumi Resources memperoleh akses terhadap potensi produksi emas dan tembaga dalam jangka pendek di Australia.
Adika berharap aksi korporasi ini dapat memberikan kontribusi positif pada profil pendapatan perusahaan dan memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham.
Sebagai informasi tambahan, sepanjang semester I 2025, BUMI mencatatkan pendapatan sebesar US$ 677,9 juta atau sekitar Rp 11,2 triliun.
Laba bersih perusahaan tercatat sebesar US$ 38,6 juta atau sekitar Rp 639 miliar.


