Bandung – BMKG atau Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Stasiun Geofisika Kelas 1 Bandung mencatat selama periode Maret 2026 telah terjadi sebanyak 111 kejadian gempa bumi di Jawa Barat dan sekitarnya.
"Dari 111 kali kejadian, guncangan gempa bumi terbesar yang tercatat adalah 5,4 magnitudo dan yang terkecil 0,9 magnitudo," kata Teguh Rahayu saat memberikan keterangan di Bandung, Sabtu (4/4/2026).
Teguh Rahayu menyampaikan bahwa berdasarkan kedalaman, pusat gempa bumi berkedalaman kurang dari 60 kilometer sebanyak 98 kejadian, dan antara 60-300 kilometer sebanyak 13 kejadian.
"Sepanjang periode bulan Maret terdapat lima kali gempa bumi yang dirasakan," kata Teguh Rahayu.
Teguh Rahayu menyebutkan, berdasarkan letak hiposenternya, terjadi 67 gempa bumi yang berpusat di laut, sedangkan 44 kejadian gempa bumi lainnya berpusat di wilayah darat.
Lebih lanjut, Teguh Rahayu mengatakan salah satu gempa bumi yang dirasakan pada Maret ini berkekuatan 5,4 magnitudo yang berpusat di Kota Sukabumi, Jawa Barat pada Jumat 13 Maret 2026, yang dirasakan di Kabupaten Garut, Sukabumi, hingga Tasikmalaya.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif," terang Teguh Rahayu.

