Gonesia – Kekalahan telak 1-4 dari PSV Eindhoven di Liga Champions pada Kamis (27/11/2025) memperpanjang tren negatif Liverpool dan semakin menekan posisi pelatih Arne Slot. Hasil ini menjadi kekalahan ketiga beruntun The Reds di semua kompetisi, sekaligus yang ketujuh dalam sepuluh pertandingan terakhir mereka.
Bermain di kandang sendiri, Anfield, Liverpool secara mengejutkan takluk setelah kebobolan gol-gol dari Ivan Perisic, Guus Til, serta dua lesakan Couhaib Driouech.
Ironisnya, hasil minor ini terjadi meski Liverpool telah melakukan investasi besar-besaran di bursa transfer, mendatangkan nama-nama mentereng seperti Aleksander Isak dan Florian Wirtz untuk lini depan. Ambisi untuk mendominasi berbagai kompetisi justru berbanding terbalik dengan performa mereka yang kini kesulitan meraih kemenangan.
Serangkaian hasil mengecewakan ini secara langsung mengguncang posisi Arne Slot sebagai juru taktik. Banyak pihak menilai ia tidak akan bertahan lama di kursi pelatih Liverpool jika tren ini terus berlanjut.
Di tengah tekanan, Slot mengklaim masih mendapat kepercayaan penuh dari manajemen klub. “Saya berbicara dengan para petinggi Liverpool, kami membicarakan banyak hal,” ujar Slot, dikutip dari X Fabrizio Romano.
“Mereka jelas tidak selalu menelepon saya setiap menit untuk menunjukkan kepercayaan mereka kepada saya! Kami memiliki percakapan yang normal dan saya merasakan kepercayaan dari mereka.”
Namun, pelatih asal Belanda itu menambahkan, “Saya belum berbicara lagi setelah pertandingan ini.”
Secara pribadi, Slot mengaku tidak cemas dengan masa depannya. “Saya tidak cemas saat ini, saya baik-baik saja,” katanya.
“Fokus utama saya ada di hal lain daripada mengkhawatirkan posisi saya sebagai pelatih. Saya harus berbuat lebih baik lagi, saya tahu itu,” pungkasnya.
Ujian berat sudah menanti Liverpool akhir pekan ini di Liga Inggris, saat mereka harus berhadapan dengan West Ham United. Kekalahan dari The Hammers bisa jadi vonis terakhir bagi Slot, di mana kepercayaan diri saja tidak akan cukup untuk mempertahankan jabatannya.


