JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto resmi mencopot Dadan Hindayana dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Posisi tersebut kini dijabat oleh Nanik S. Deyang yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN.
Pergantian pimpinan ini diumumkan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (2/6) malam.
Prasetyo menjelaskan bahwa keputusan Presiden Prabowo ini diambil setelah melakukan pemantauan dan evaluasi kinerja BGN selama 1,5 tahun terakhir. Menurutnya, terdapat sejumlah catatan krusial yang mendasari langkah pergantian tersebut.
“Banyak catatan yang menjadi dasar pertimbangan Presiden untuk melakukan pergantian,” ujar Prasetyo sebagaimana disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden.
Hasil evaluasi menunjukkan adanya sejumlah persoalan mendasar di tubuh BGN. Prasetyo menyoroti masalah kedisiplinan lembaga dalam menegakkan prosedur standar operasional (SOP) program Makan Bergizi Gratis (MBG), lemahnya tata kelola organisasi, hingga kendala dalam menjaga kualitas makanan yang disalurkan.
“Beberapa hal itu menjadi pertimbangan kami dalam 1,5 tahun ini,” imbuh Prasetyo.
Selain posisi kepala, Presiden juga melakukan perombakan pada jabatan Wakil Kepala BGN. Dua wakil kepala sebelumnya, Sony Sonjaya dan Lodewijk Pusung, digantikan oleh Agustina Arumsari serta Mayjen TNI Trenggono.
Pemerintah berharap pimpinan baru BGN dapat segera melakukan langkah konsolidasi internal. Mereka diminta memperkuat koordinasi, baik lintas kementerian dan lembaga maupun dengan pemerintah daerah di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota agar program kerja dapat berjalan lebih efektif.

