Kediri – Kejutan terjadi pada pekan kelima BRI Super League. Tim bertabur bintang Malut United takluk 1-2 di tangan tuan rumah Persik Kediri dalam laga yang berlangsung di Stadion Brawijaya, Jumat (12/9) sore WIB.
Juru taktik Malut United, Hendri Susilo, mengakui bahwa timnya memulai pertandingan dengan lambat. Kondisi tersebut membuat strategi yang telah disiapkan tidak berjalan maksimal di lapangan.
“Gol cepat Persik juga mengubah skema permainan kami,” ujar Hendri, menjelaskan salah satu faktor krusial kekalahan timnya.
Hendri menekankan ada dua pelajaran penting yang bisa dipetik dari hasil negatif di markas Persik. Menurutnya, *chemistry* antarpemain belum terbangun dengan baik.
“Saya juga belum menemukan komposisi *starting* yang cocok,” imbuh pelatih berusia 59 tahun itu.
Penyerang anyar Malut United, Dimas Drajad, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pendukung tim. “Mohon maaf kepada seluruh supporter Malut United karena kami belum bisa memberikan penampilan terbaik,” kata Dimas.
Pemain yang baru didatangkan dari Persib Bandung dengan status pinjaman itu menilai bahwa Malut United masih memerlukan waktu untuk memperkuat kekompakan tim.
“Masih ada banyak pertandingan yang akan dihadapi,” pungkas Dimas, menyiratkan optimisme untuk perbaikan di laga-laga mendatang.

