Semarang – Insiden “tendangan kungfu” yang dilakukan Fadly Alberto Hengga berbuntut panjang. Pemain muda Bhayangkara FC U20 itu dicoret dari skuad Timnas U20 Indonesia yang tengah bersiap menghadapi Piala AFF U19 2026.
Keputusan tegas ini diambil menyusul aksi tidak terpuji Fadly dalam laga Elite Pro Academy (EPA) Super League U20 yang menuai kecaman luas dari publik.
Pelatih Timnas U20 Indonesia, Nova Arianto, mengaku sangat kecewa dengan tindakan anak asuhnya tersebut. Ia menilai aksi Fadly tidak dapat dibenarkan, terlebih yang bersangkutan merupakan mantan pemain Timnas U17 Indonesia yang seharusnya menjadi teladan.
“Pastinya saya sangat kecewa dengan apa yang dilakukan Berto,” ujar Nova Arianto.
“Karena apapun alasannya tindakan itu tidak bisa dibenarkan apalagi status Berto adalah pemain Timnas U17 yang seharusnya memberikan contoh kepada pemain lainnya,” tegasnya.
Nova menambahkan, pencoretan Fadly dari skuad Timnas U20 untuk Piala AFF U19 2026 sudah final.
“Pastinya ada konsekuensi nya dengan apa yang dilakukan Berto dan itu sedang dalam pembahasan kami di Coaching Staff,” kata Nova.
“Saya masih mau mendengar dari Berto-nya langsung. Tetapi memang kami putuskan untuk tidak memanggil Berto untuk persiapan AFF U19 2026,” tandasnya.
Selain dicoret dari timnas, Fadly juga terancam sanksi berat dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI atas tindakannya tersebut.
Sebagai informasi, Fadly Alberto Hengga merupakan mantan pemain Timnas U17 Indonesia yang sempat tampil di Piala Dunia U17 2025. Ia bahkan sempat menjadi starter di tiga pertandingan dan mencetak satu gol.
Insiden “tendangan kungfu” yang dilakukan Fadly terjadi pada Minggu, 19 April 2026, dalam pertandingan EPA Super League U20 antara Bhayangkara FC U20 melawan Dewa United U20 di Stadion Citarum, Semarang.
Fadly, yang bermain di babak pertama, tiba-tiba berlari dari tengah lapangan dan melancarkan tendangan ke arah pemain Dewa United yang berada di pinggir lapangan.
Aksi tersebut memicu keributan antar pemain kedua tim. Korban tendangan dilaporkan mengalami dislokasi bahu.
Insiden ini pun langsung viral di media sosial dan menuai kecaman dari netizen serta pengamat sepak bola. Mereka menilai tindakan Fadly tidak pantas dilakukan oleh pemain muda berstatus mantan pemain Timnas.
Padahal, sebelumnya nama Fadly Alberto masih tercantum dalam daftar 28 pemain Timnas Indonesia U-20 yang dipersiapkan untuk Piala AFF U19 2026 dan Kualifikasi Piala Asia U20 2027.
Piala AFF U19 2026 sendiri akan berlangsung pada 1-14 Juni 2026 di Sumatera Utara. Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Malaysia, dan Timor Leste.

