JAKARTA, Gonesia.com – Pelantikan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan yang baru pada Senin (14/9/2026) menjadi katalis utama yang meredam gejolak pasar modal domestik di tengah ketidakpastian ekonomi.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat mengalami tekanan hebat hingga menyentuh level 6.380 pada perdagangan hari ini.
Kondisi indeks kemudian berbalik menguat secara signifikan menjelang penutupan perdagangan.
IHSG akhirnya menetap di level 6.534,69, mencatatkan koreksi tipis sebesar 0,10% dari posisi penutupan sebelumnya di 6.541,38.
Pergerakan harga saham tersebut mencerminkan respons pasar yang mulai tenang setelah sempat diliputi kecemasan.
Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, menilai penunjukan Suahasil memberikan sentimen positif bagi para pelaku pasar.
Investor merasa lebih nyaman dengan sosok yang memiliki rekam jejak panjang di jajaran birokrasi Kementerian Keuangan.
“Pergantian tersebut dapat menenangkan pelaku pasar dan investor dalam pengelolaan kebijakan fiskal yang lebih prudent yang diharapkan dapat dilakukan oleh Nazara,” ujarnya kepada Kontan, Senin (14/9/2026).
Dia menambahkan, pengalaman luas Suahasil sebagai akademisi sekaligus praktisi menjadi modal utama untuk membangun kepercayaan pasar.
Keterlibatan aktifnya bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani sejak tahun 2019 menjadi poin penting yang dinilai investor sebagai jaminan kesinambungan kebijakan.
Menurutnya, stabilitas fiskal yang terjaga akan menjadi kunci dalam memulihkan sentimen investor domestik maupun asing.
“Pelaku pasar dan investor melihat sosoknya yang sudah lama berkecimpung di Kementerian Keuangan, yang diharapkan dapat membawa sikap kehati-hatian dalam pengelolaan fiskal,” lanjutnya.
Tantangan besar kini menanti Suahasil untuk meramu kebijakan yang mampu menjaga keseimbangan antara sikap kehati-hatian dan kebutuhan ekspansi ekonomi.
Keseimbangan tersebut dianggap krusial demi memulihkan kepercayaan investor asing yang sempat menahan diri.
“Pengelolaan kebijakan fiskal yang prudent namun ekspansif penting untuk mengembalikan kepercayaan pelaku pasar dan investor, khususnya asing,” ucapnya kembali.
Kehadiran sosok baru di kursi kementerian ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi investor untuk melakukan akumulasi saham kembali.
Namun, pelaku pasar tetap akan memantau ketat langkah strategis Suahasil dalam implementasi APBN ke depan.
Komunikasi pemerintah terkait arah kebijakan fiskal akan menjadi penentu utama arah pergerakan pasar dalam jangka pendek.
Nico memproyeksikan IHSG akan bergerak dalam rentang konsolidasi di kisaran 6.510 hingga 6.640 dalam sepekan mendatang.
Investor disarankan untuk tetap berfokus pada saham-saham dengan fundamental yang kuat dan potensi valuasi menarik di masa depan.


