PAREPARE, Gonesia.com – Arema FC menghadapi ujian krusial untuk memutus tren negatif dalam laga tandang perdana mereka selama lima musim terakhir saat bersua PSM Makassar di pekan kedua Super League 2026/27.
Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, pada Minggu (13/9/2026) ini menjadi tolok ukur kesiapan mental skuad Singo Edan di bawah komando pelatih Marcos Santos.
Catatan statistik menunjukkan bahwa Arema FC kerap kesulitan meraih poin penuh pada laga pembuka di markas lawan sejak lima tahun ke belakang.
Dalam periode tersebut, tim kebanggaan warga Malang ini hanya mampu mencatatkan tiga hasil imbang dan menelan dua kekalahan pahit.
Tren buruk ini menjadi beban psikologis yang harus segera diatasi agar tidak kembali terulang di Parepare.
Di sisi lain, Arema FC datang ke Sulawesi dengan modal kepercayaan diri yang melambung tinggi pasca kemenangan telak 4-0 atas Isenmulang Kalteng FC pada laga pembuka musim ini.
Dominasi permainan pada pekan pertama tersebut membuktikan bahwa lini serang Singo Edan kini memiliki variasi serangan yang lebih tajam dan mematikan.
Meski demikian, jajaran pelatih menegaskan bahwa performa impresif di laga perdana tidak boleh membuat para pemain meremehkan kekuatan lawan.
Marcos Santos secara khusus menyoroti atmosfer Stadion Gelora BJ Habibie yang dikenal memberikan tekanan besar bagi tim tamu.
Menurut laporan JPNN.com, sang juru taktik mengakui bahwa laga tandang kali ini akan menjadi tantangan yang sangat berat bagi anak asuhnya.
“Kami tahu pertandingan ini akan sangat menantang karena PSM merupakan tim kuat dan mereka akan mendapatkan dukungan penuh di kandang sendiri,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa persiapan matang menjadi kunci utama untuk meredam agresivitas Juku Eja di depan pendukungnya.
“Kami harus mempersiapkan semuanya dengan baik dan berusaha membawa kemenangan untuk Aremania, tentunya dengan izin Tuhan,” lanjutnya.
Kemenangan dalam pertandingan ini tidak hanya sekadar tambahan tiga poin di papan klasemen sementara.
Hasil positif di Parepare akan menjadi sinyal kuat bahwa Arema FC telah bertransformasi menjadi tim yang lebih tangguh di luar kandang.
Keberhasilan memetik poin penuh juga akan mengakhiri puasa kemenangan pada laga tandang pertama yang telah menghantui klub selama setengah dekade terakhir.
Para pemain dituntut untuk mempertahankan konsistensi permainan seperti saat mereka membongkar pertahanan lawan di pekan sebelumnya.
Strategi bola mati yang kini menjadi senjata andalan Singo Edan diharapkan mampu kembali bekerja efektif menghadapi disiplin pertahanan PSM Makassar.
Seluruh elemen tim kini fokus sepenuhnya pada misi membawa pulang angka maksimal dari markas lawan.
Pertarungan taktik antara Marcos Santos dan staf pelatih PSM Makassar diprediksi akan menjadi sorotan utama dalam laga akhir pekan nanti.


