IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
Ekonomi

Uji Coba Transfer Tunai Bansos Mulai 2027, Tiap Keluarga Dapat Rp5,4 Juta

Luhut Binsar Pandjaitan memberikan keterangan terkait rencana uji coba transfer tunai bansos mulai tahun 2027.
Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan rencana uji coba sistem transfer tunai bansos yang akan dimulai pada 2027.

JAKARTA, Gonesia.com – Pemerintah Indonesia bersiap merombak total mekanisme distribusi bantuan sosial dengan mengadopsi sistem transfer tunai yang dipadukan dengan teknologi pengawasan penggunaan dana mulai awal tahun 2027.

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan bahwa uji coba skema baru ini dijadwalkan berlangsung pada kuartal pertama hingga kedua tahun depan.

Langkah ini diambil pemerintah untuk menjawab tantangan ketepatan sasaran distribusi bantuan yang selama ini masih menjadi kendala dalam program kesejahteraan sosial nasional.

“Kami merencanakan akhir tahun ini mesti selesai semua itu. Awal tahun depan, kuartal 1-2 kita akan uji coba,” kata Luhut di Jakarta, Sabtu (5/9).

Pemerintah saat ini tengah menggodok sistem verifikasi yang memanfaatkan integrasi data dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri.

Luhut: Uji Coba Transfer Tunai Bansos Dimulai Awal 2027

Teknologi pengenalan wajah atau face recognition akan menjadi instrumen utama dalam proses validasi data untuk meminimalisasi potensi kebocoran anggaran.

Sistem ini dirancang agar setiap penerima bantuan dapat teridentifikasi secara akurat sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Masyarakat yang merasa memenuhi syarat namun belum terdata dalam sistem nantinya diberikan ruang untuk melakukan sanggahan secara formal.

“Jadi akan targeted dan akan membuat keadilan. Sekarang kan banyak yang tidak berhak menerima. Tetapi yang berhak, banyak juga yang tidak menerima,” ujarnya.

Meskipun skema penyaluran akan menggunakan sistem transfer tunai, pemerintah tetap menerapkan pengawasan ketat terhadap peruntukan dana tersebut.

Prabowo Perintahkan Satgas Tertibkan Kawasan Hutan secara Tegas dan Transparan

Luhut mengungkapkan opsi penggunaan kupon digital atau mekanisme serupa sedang dikaji agar dana bantuan tidak disalahgunakan untuk konsumsi yang tidak produktif.

Ia menegaskan bahwa bantuan tunai tersebut harus dialokasikan untuk kebutuhan pokok seperti pemenuhan gizi keluarga.

“Bansos itu nanti pada ujungnya akan kita berikan cash. Mungkin pakai kupon, supaya penggunaannya benar. Tidak boleh untuk judol, minuman keras, tapi mungkin telur, ayam, dan sebagainya,” lanjutnya.

Terkait nilai bantuan, pemerintah sedang melakukan kalkulasi mendalam yang mencapai angka sekitar Rp 5,4 juta per keluarga.

Keputusan final mengenai besaran nominal bantuan tersebut nantinya akan diserahkan sepenuhnya kepada Presiden Prabowo Subianto.

Triniti Properti Tuntaskan Pengalihan 19,81 Juta Saham Buyback, Harga Naik 30%

Pemerintah optimistis bahwa efisiensi anggaran melalui sistem digital ini dapat menghasilkan penghematan yang signifikan bagi kas negara.

“Nanti tergantung Presiden, kalau kelihatan nanti karena penghematan kami hitung, bisa Rp 1.200 triliun,” ujarnya.

Proses pengembangan infrastruktur digital ini akan dilakukan secara bertahap guna memastikan evaluasi menyeluruh sebelum diterapkan secara nasional.

Pemerintah berharap integrasi data yang lebih baik akan menciptakan sistem jaring pengaman sosial yang lebih inklusif dan akuntabel di masa depan.

Komentar

Berita Populer

01

Daftar Saham Baru Indeks KOMPAS100 dan Rekomendasi Analis Agustus 2026

02

YLKI Soroti Pemblokiran Rekening Bank Mandiri dan Ingatkan Hak Nasabah

03

Cara Mudah Beli Paket Data Semua Operator Lewat Aplikasi GoPay

04

UMK 2026: Daftar Lengkap Wilayah dengan UMK Tertinggi & Terendah

05

Proyeksi Kinerja ANTM Tetap Kuat di Tengah Bayang Risiko Regulasi

06

DPRD Sumbar Desak Perbaikan Jalan Payakumbuh-Lintau Lanjut 2026

07

HUT ke-81 RI, Paspampres kerahkan 1.147 personel dan alusista amankan VVIP

08

Kementerian Lingkungan Hidup Menanti Hasil Lab Cisadane, Pastikan Kualitas Air

Berita Terbaru