JAKARTA, Gonesia.com – Tim nasional Thailand kini berada di ambang tiket semifinal Piala AFF 2026 setelah mencatatkan kemenangan krusial atas Filipina dengan skor tipis 1-0 pada laga yang berlangsung Selasa (4/8).
Gol tunggal kemenangan tersebut dicetak oleh Waris Choolthong melalui sundulan kepala pada menit ke-84 di New Clark City Athletics Stadium.
Hasil positif ini sekaligus memperpanjang rekor sempurna skuad berjuluk Gajah Perang yang telah mengamankan tiga kemenangan beruntun di fase grup.
Sebelum menaklukkan tuan rumah Filipina, Thailand sukses memetik poin penuh saat berhadapan dengan Laos dan Malaysia.
Dominasi tersebut membawa Thailand kini bertengger kokoh di puncak klasemen sementara Grup B.
Sepanjang babak pertama, kedua tim terlibat dalam duel sengit namun gagal memaksimalkan peluang menjadi gol.
Pertandingan sempat diprediksi akan berakhir imbang tanpa skor sebelum Choolthong muncul sebagai pemecah kebuntuan di menit-menit akhir.
Pemain berusia 22 tahun ini tampil sebagai starter untuk pertama kalinya setelah pada dua laga sebelumnya hanya berperan sebagai pemain pengganti.
Kepercayaan pelatih Anthony Hudson dibayar tuntas dengan performa impresif di atas lapangan.
Berdasarkan data statistik FotMob, bek milik BG Pathum United tersebut mendapatkan rating tertinggi di pertandingan itu, yakni 8,3.
Selain mencetak gol penentu, ia juga mencatatkan tiga tekel, satu sapuan, dan satu intersepsi sepanjang 90 menit permainan.
Kontribusinya tidak hanya terbatas pada sektor pertahanan, namun juga terlihat aktif membantu serangan tim.
Ia sempat mengancam gawang lawan melalui sundulan pada menit ke-24 dan sebuah tembakan pada menit ke-38.
Usai laga, ia memberikan apresiasi terhadap strategi rotasi pemain yang diterapkan oleh tim pelatih.
“Pelatih menekankan kerja sama tim, dan kami berusaha saling membantu. Rasanya menyenangkan melihat semua orang menunjukkan bahwa meskipun dengan rotasi pemain, kami masih bisa mendapatkan hasil positif. Mulai sekarang, kami akan berusaha untuk meningkatkan performa lebih jauh lagi,” kata Choolthong, dikutip dari Instagram @changsuek.
Pernyataan tersebut menyoroti kedalaman skuad Thailand yang tetap mampu menjaga kualitas permainan meskipun melakukan perubahan komposisi pemain.
Keberhasilan ini menjadi sinyal bahaya bagi tim-tim lain di turnamen ASEAN Championship tersebut.
Thailand dijadwalkan akan melakoni laga penutup fase grup dengan menghadapi Myanmar pada 8 Agustus mendatang.
Pertandingan tersebut akan menjadi penentu posisi akhir Thailand dalam tabel klasemen Grup B.
Kemenangan atau hasil imbang pada laga terakhir akan memastikan langkah mereka ke babak semifinal dengan status juara grup.
Kinerja solid yang ditampilkan oleh lini pertahanan dan efektivitas serangan menjadi kunci utama keberhasilan Thailand hingga saat ini.
Tim pelatih diprediksi akan kembali melakukan evaluasi mendalam untuk menghadapi Myanmar.
Konsistensi permainan akan menjadi fokus utama agar momentum kemenangan tidak terputus di babak gugur.
Seluruh mata kini tertuju pada laga penutup untuk melihat apakah Thailand mampu menjaga tren positif mereka hingga akhir turnamen.


