Berita

Bursa Asia Bergerak Variatif, Saham Teknologi Masih Tertekan

bursa-asia-variatif,-saham-teknologi-masih-tertekan
Bursa Asia Variatif, Saham Teknologi Masih Tertekan

Hong Kong – Bursa saham Asia dibuka bervariasi pada perdagangan awal Jumat, mengikuti sentimen dari Wall Street yang semalam berakhir campuran. Di Jepang, tekanan terlihat pada Nikkei 225 yang turun 0,86 persen, sementara Topix justru naik 0,34 persen.

Pergerakan serupa terjadi di Korea Selatan. Indeks Kospi menguat 0,97 persen, tetapi Kosdaq yang berisi banyak saham teknologi terkoreksi 1,12 persen.

Dari Australia, indeks acuan S&P/ASX 200 tercatat naik sekitar 0,5 persen. Sementara itu di Hong Kong, Hang Seng diperdagangkan di level 23.061, sedikit di atas penutupan sebelumnya di 23.055,03, menandakan pembukaan yang relatif positif.

Arah pasar kawasan ini banyak dipengaruhi kinerja pasar saham Amerika Serikat pada perdagangan sebelumnya. Dow Jones mencatat penutupan tertinggi sepanjang sejarah setelah data ketenagakerjaan AS memunculkan ekspektasi bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga.

Namun, sentimen itu tidak sepenuhnya menular ke indeks lain. Nasdaq tertekan oleh pelemahan saham-saham semikonduktor dan akhirnya ditutup di zona merah.

Pemko Padang Perkuat Kerukunan Lewat Konsultasi ke Kemenag-Kemendagri

Aktivitas pasar global diperkirakan ikut melambat karena bursa saham AS akan libur pada Jumat waktu setempat untuk memperingati Hari Kemerdekaan.

Komentar