Padang – Kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Sumatera Barat resmi dilepas untuk mengikuti Pesparawi Nasional ke-14 yang akan digelar di Manokwari, Papua Barat, pada 18-29 Juni 2026. Pelepasan dilakukan Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat Arry Yuswandi bersama Wali Kota Padang Fadly Amran di Halaman Istana Gubernur Sumbar, Selasa (16/6/2026).
Momen pelepasan tersebut menandai kesiapan rombongan asal Sumbar untuk tampil di ajang nasional dan membawa nama daerah di panggung kompetisi seni suara antarumat beragama. Seusai prosesi, para peserta diminta menjaga fokus hingga hari pertandingan tiba.
Fadly Amran menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota kontingen, pelatih, dan pendamping yang telah menjalani persiapan secara intensif. Ia menegaskan, keikutsertaan Pesparawi tidak hanya berkaitan dengan lomba seni, tetapi juga memiliki nilai kebersamaan yang lebih luas.
“Keikutsertaan ini bukan hanya sarana pengembangan bakat, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat persaudaraan dan kerukunan beragama dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Fadly.
Ia juga berpesan agar para peserta menjaga nama baik Sumatera Barat, tampil disiplin, menjunjung sportivitas, dan percaya diri saat berlaga. Fadly berharap kontingen mampu menunjukkan kemampuan terbaik demi mengharumkan daerah di tingkat nasional.
Sementara itu, Ketua Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Sumbar M. Siringo-Ringo mengatakan ada 28 talenta terbaik dari Kota Padang yang disiapkan untuk tampil di ajang tersebut. Mereka akan turun pada lima dari 12 kategori yang dipertandingkan.
“Kami akan mengikuti beberapa kategori, di antaranya Solo Anak, Solo Remaja, dan Vokal Grup,” ujarnya.
Siringo-Ringo turut mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Padang yang membantu memfasilitasi keberangkatan kontingen. Ia menyatakan tim memasang target tampil maksimal dan pulang dengan prestasi bagi daerah.
Pelepasan itu juga dihadiri Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumbar Edi Dharma yang bertindak sebagai koordinator rombongan. Sejumlah pengurus LPPD, tim pelatih, dan peserta turut hadir sebelum bertolak menuju Papua Barat.

