Pessel – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan mulai menguatkan integrasi layanan publik lewat kerja sama Disdukcapil dengan berbagai instansi, Senin (8/6/2026). Langkah ini ditujukan untuk membuat pelayanan administrasi kependudukan lebih cepat, akurat, dan terhubung antarsektor.
Kolaborasi tersebut melibatkan Dinas Kesehatan, Kantor Kementerian Agama bidang haji, Rumah Sakit BKM, hingga mitra swasta PT Sinai Travel. Sejumlah lembaga lain juga masuk dalam skema kerja sama, yakni Pengadilan Agama Painan, Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Pesisir Selatan, dan BPJS Kesehatan setempat.
Kepala Disdukcapil Pesisir Selatan, Beriskan, mengatakan data kependudukan memegang peran penting sebagai dasar berbagai layanan pemerintah. Ia menilai, tanpa koneksi data yang baik, pelayanan kepada masyarakat akan berjalan lebih lambat dan kurang efektif.
“Melalui kerja sama ini, proses pelayanan kepada masyarakat akan semakin mudah dan cepat. Data kependudukan yang akurat dan terintegrasi mendukung berbagai sektor, mulai dari pelayanan kesehatan, layanan haji, urusan hukum, hingga program pemerintah lainnya,” ujar Beriskan.
Menurut dia, kerja sama dengan sektor kesehatan dan IBI akan berdampak langsung pada percepatan pelaporan kelahiran. Dengan alur yang lebih singkat, penerbitan akta kelahiran bayi yang lahir di fasilitas kesehatan maupun melalui praktik bidan dapat dilakukan lebih tepat waktu.
Pada kesempatan yang sama, Disdukcapil juga menyerahkan akta kematian kepada Kementerian Agama untuk diteruskan kepada keluarga jemaah haji yang wafat dalam pelaksanaan ibadah haji tahun 2026. Beriskan menyebut mekanisme itu sebagai bentuk layanan jemput bola agar pencatatan administrasi tetap tertib, meski peristiwa kematian terjadi di luar daerah atau bahkan di luar negeri.
Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, menyambut baik penguatan integrasi data tersebut. Ia menilai pemanfaatan data yang valid menjadi syarat utama birokrasi yang efisien dan tepat sasaran.
“Pemanfaatan data kependudukan yang akurat menjadi kunci dalam mewujudkan pelayanan publik yang efektif, efisien, dan tepat sasaran. Pemerintah daerah mendukung penuh upaya integrasi ini agar masyarakat memperoleh layanan yang semakin cepat dan mudah,” kata Hendrajoni.
Ia berharap kerja sama lintas instansi tidak berhenti pada penandatanganan perjanjian, melainkan terus diperluas agar seluruh sektor pelayanan publik di Pesisir Selatan saling terkoneksi. Penguatan ini diharapkan ikut mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih transparan dan berorientasi pada kebutuhan warga.

