TEMANGGUNG – Duka mendalam menyelimuti keluarga dan kerabat atas meninggalnya satu keluarga yang terdiri dari empat orang saat sedang melakukan aktivitas glamping di kawasan wisata Posong, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.
Keempat korban meninggal dunia tersebut adalah Muhamad Ali Munawar (52), sang istri Maghfirah (43), serta kedua anak mereka, Bagas Amar Hakiki (21) dan Alvino Evan Hakim (16).
Suasana duka sangat terasa di rumah duka yang berlokasi di Desa Kebumen, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang. Sejak Kamis (28/5) sore, para pelayat dari kalangan kerabat serta tetangga terus berdatangan untuk menanti kedatangan jenazah.
Keluarga korban dikenal luas sebagai sosok yang baik dan dermawan di lingkungannya. Salah satu kerabat korban, Yuliana, mengenang kebaikan almarhum yang rutin berbagi kepada sesama.
“Orangnya sangat baik dan dermawan. Mereka rutin berkurban, bahkan Idul Adha kemarin baru saja menyembelih dua ekor kambing,” ujar Yuliana di rumah duka, Kamis (28/5).
Yuliana menambahkan, keluarga tersebut baru saja menyelesaikan renovasi bagian belakang rumah mereka. Tujuannya adalah agar tempat tersebut menjadi lebih nyaman digunakan untuk berkumpul bersama keluarga besar.
“Baru selesai renovasi bagian belakang, dibuat area lesehan agar nyaman saat kumpul keluarga,” jelasnya.
Yuliana mengaku masih merasa sangat terpukul dan tidak menyangka atas kepergian keluarga yang dikenal gemar menolong orang lain tersebut. Ia mengenang momen kebersamaan yang dirasanya baru saja terjadi.
“Saya masih kaget dan tidak percaya. Rasanya baru kemarin kami bertemu dalam keadaan sehat,” tuturnya sembari menahan tangis.
Kesedihan serupa juga dirasakan oleh rekan sekolah Alvino, Lala. Ia mengaku sangat kehilangan sosok sahabat yang dikenalnya sebagai pribadi yang sangat baik.
“Alvino orangnya baik sekali. Saya menerima kabar duka ini semalam dan benar-benar tidak menyangka,” ungkap Lala.

