Berita

DRIVE Rilis ‘Mantra’ Versi Inggris, Bawa Cinta ke London

drive-lepas-‘mantra’-versi-inggris,-hadirkan-kisah-cinta-di-london
DRIVE Lepas ‘Mantra’ Versi Inggris, Hadirkan Kisah Cinta di London

Jakarta – DRIVE meramaikan perjalanan menuju album kedelapan mereka dengan merilis “Mantra {English Version}”, setelah sebelumnya memperkenalkan lagu yang sama dalam bahasa Indonesia pada Maret 2026. Rilisan anyar ini menandai kembalinya band yang digawangi Axl, Bhusdeq, Dygo, dan Rudi ke format lirik berbahasa Inggris.

Bukan kali pertama grup tersebut menempuh jalur serupa. Sejak album keempat, DRIVE sudah sesekali menghadirkan lagu berbahasa Inggris maupun perpaduan Indonesia-Inggris. Jejak itu dimulai dari “Undeniable” dan “To Be In Love”, lalu berlanjut lewat “Gimme Your Love” dan “A Song For Brokenhearts” di album kelima.

Kebiasaan itu juga muncul di album keenam melalui “Love Can Be So Rough”, “Revival”, dan “To Be In Love” yang menampilkan Ifa Nasution. Pola tersebut memperlihatkan bahwa DRIVE memang kerap memberi ruang bagi dua bahasa dalam sebagian karya mereka.

Bhusdeq, yang menulis dan menggubah lagu ini, mengatakan gagasan lirik “Mantra” muncul saat ia pertama kali memainkannya di hadapan rekan-rekannya. Pada tahap awal, ia menyusun lirik dalam bahasa Indonesia.

Setelah itu, ia membuat versi bahasa Inggris dan memilih merekam keduanya sekaligus. Proses penyusunan lirik pun tidak dikerjakan sendirian karena Dygo dan Axl ikut terlibat dalam pengembangan dua versi lagu tersebut.

Pembangunan Papua Berjalan, Narasi Negatif Tetap Menguat

Walau membawa tema yang sama, kedua versi “Mantra” ternyata menyajikan cerita yang berbeda. Bhusdeq menyebut lagu ini sebagai gambaran perekat dalam hubungan cinta, yakni ikatan tak terlihat yang membuat dua orang saling bergantung dan saling menyayangi.

Ia menjelaskan, versi bahasa Inggris mengangkat fase awal sebuah hubungan. Adapun versi bahasa Indonesia menggambarkan cinta yang sudah mengalir dan tumbuh lebih matang.

Perilisan lagu ini juga diperkuat dengan video musik yang digarap Budi Hendrix. Untuk proyek itu, ia melibatkan saudara iparnya, Griska, bersama suaminya yang berasal dari Inggris, Sean.

Pasangan yang tinggal di London tersebut merekam kisah cinta mereka dengan latar kota tersebut. Visualnya dibuat selaras dengan nuansa lirik versi bahasa Inggris, sementara dalam video musiknya dua alur cerita dalam lagu itu dipadukan menjadi satu di ibu kota Inggris.

Kini, “Mantra {English Version}” sudah tersedia di berbagai platform streaming digital. Video musik resminya juga bisa ditonton melalui kanal YouTube Drive Indonesia.

DPR Dorong Pemerintah Jaga Kepercayaan Pasar dan Rupiah

Komentar

Berita Populer

01

Bapenda Sumbar Latih Pemeriksa Pajak untuk Tingkatkan PAD

02

Purbaya Jelaskan Sumber Gaji Manajer Kopdes Merah Putih

03

Rahmat Saleh Tekankan Guru Bentuk Karakter di Era AI

04

Basarnas Pastikan Masih Bisa Komunikasi dengan Korban Terhimpit Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

05

TB Hasanuddin Desak Kajian Matang Hibah Kapal Induk Italia

06

AHY Gagas Giant Sea Wall Pantura Libatkan Investor dan 23 Kementerian

07

BSI Maslahat Resmikan Wakaf Sumur Bor, Atasi Krisis Air Desa Maman

08

Pasaman Pacu 400 Atlet Lewati Tes Fisik Porprov 2026

Berita Terbaru










× www.domainesia.com
× www.domainesia.com