BANDUNG – Persaingan menuju gelar juara Super League 2025/2026 memasuki fase krusial saat kompetisi menyisakan dua pekan terakhir. Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda kini terlibat dalam perburuan sengit dengan perolehan poin identik, yakni 75 angka. Meski demikian, Maung Bandung untuk sementara berhak menempati posisi lebih baik berkat keunggulan *head-to-head*.
Memasuki pekan ke-33, fokus Persib sepenuhnya tertuju pada laga tandang menghadapi PSM Makassar di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Minggu (17/5). Di saat bersamaan, Borneo FC dijadwalkan melakoni laga krusial kontra Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini.
Gelandang andalan Persib, Marc Klok, menegaskan bahwa seluruh pemain tetap menjaga fokus dan enggan terbawa euforia perburuan gelar. Menurutnya, skuad Maung Bandung memilih untuk menjalani pertandingan satu demi satu tanpa memikirkan hasil yang diraih pesaingnya.
“Kami sangat antusias, tetapi fokus tetap *game by game*. Prioritas utama saat ini adalah memenangkan pertandingan melawan Makassar, baru setelah itu kami akan memikirkan laga terakhir kontra Persijap,” ujar Klok.
Pemain berusia 33 tahun itu menambahkan bahwa tim telah melakukan persiapan maksimal di Bandung sebelum bertolak ke Makassar pada Jumat (15/5). Dalam masa persiapan tersebut, tim pelatih memberikan penekanan khusus pada aspek mentalitas untuk menghadapi tekanan di laga krusial.
Persib saat ini memang sedang berada dalam tren positif, terutama setelah kemenangan penting atas Persija Jakarta yang meningkatkan kepercayaan diri seluruh pemain. Meski demikian, Klok memastikan bahwa suasana ruang ganti tetap tenang dan tidak ada ruang untuk perayaan dini.
Perjuangan Persib belum usai, dan dua laga tersisa akan menjadi penentu nasib mereka di akhir musim. Demi mewujudkan ambisi meraih *hattrick* juara, Maung Bandung wajib menjaga konsistensi dan meminimalisasi kehilangan poin. Pengalaman para pemain senior diyakini menjadi kunci bagi Persib untuk tetap tenang dan fokus di tengah tekanan besar persaingan gelar juara.

