Ekonomi

Analisis Pasar: Rupiah Diprediksi Melemah pada Perdagangan Pekan Depan

JAKARTA – Nilai tukar rupiah kembali tertekan di akhir pekan. Pada penutupan perdagangan Jumat, 8 Mei 2026, mata uang Garuda melemah 49 poin dan ditutup di level Rp17.382 per dolar Amerika Serikat (AS).

Tren pelemahan rupiah ini telah berlangsung sejak awal pekan. Berdasarkan data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, rupiah sempat berada di posisi Rp17.368 pada Senin, 4 Mei 2026, bahkan sempat menyentuh level di atas Rp17.400 pada 5 dan 6 Mei 2026.

Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuabi, memproyeksikan rupiah akan bergerak fluktuatif pada perdagangan Senin, 11 Mei 2026. Ia memperkirakan mata uang domestik berpotensi kembali ditutup melemah di kisaran Rp17.380 hingga Rp17.430 per dolar AS.

Melemahnya rupiah dipicu oleh penguatan indeks dolar AS di tengah memanasnya konflik Timur Tengah. Eskalasi kembali terjadi antara AS dan Iran yang mengancam gencatan senjata. Kondisi ini menghambat harapan pembukaan kembali Selat Hormuz, jalur krusial bagi transit minyak dan gas dunia.

Dari sisi domestik, sentimen negatif datang dari posisi utang pemerintah yang mencapai Rp9.920,42 triliun per 31 Maret 2026. Angka tersebut naik sekitar 3 persen dibandingkan posisi akhir Desember 2025 yang sebesar Rp9.637,9 triliun, atau setara dengan 40,75 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Rights Issue PADI Segera Tiba, Investor Cermati Harga dan Calon Pemodal

Kondisi fiskal juga mencatatkan defisit APBN hingga kuartal pertama 2026 sebesar Rp240,1 triliun atau 0,93 persen terhadap PDB. Adapun realisasi pembiayaan utang telah mencapai Rp258,7 triliun atau 31,1 persen terhadap target.

Ibrahim menambahkan, kinerja penerimaan negara, khususnya dari sektor perpajakan, menjadi poin krusial saat ini. Hal tersebut menyusul adanya peringatan dari lembaga pemeringkat internasional kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait rasio pembayaran bunga utang terhadap PDB.

Komentar

Berita Populer

01

Bapenda Sumbar Latih Pemeriksa Pajak untuk Tingkatkan PAD

02

Rahmat Saleh Tekankan Guru Bentuk Karakter di Era AI

03

Purbaya Jelaskan Sumber Gaji Manajer Kopdes Merah Putih

04

AHY Gagas Giant Sea Wall Pantura Libatkan Investor dan 23 Kementerian

05

BSI Maslahat Resmikan Wakaf Sumur Bor, Atasi Krisis Air Desa Maman

06

TB Hasanuddin Desak Kajian Matang Hibah Kapal Induk Italia

07

Basarnas Pastikan Masih Bisa Komunikasi dengan Korban Terhimpit Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

08

Pasaman Pacu 400 Atlet Lewati Tes Fisik Porprov 2026

Berita Terbaru










× www.domainesia.com
× www.domainesia.com