MEDAN – Sumatera Utara resmi ditunjuk sebagai tuan rumah perhelatan ASEAN U-19 Boys’ Championship atau Piala AFF U-19 2026. Kesiapan daerah tersebut ditegaskan oleh Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, saat menghadiri proses pengundian grup yang berlangsung di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan, Kamis (7/5/2026).
“Ini bukan sekadar turnamen sepak bola, melainkan momentum penting untuk menunjukkan kesiapan infrastruktur serta keramahan Sumatera Utara kepada seluruh masyarakat di Asia Tenggara,” ujar Bobby.
Acara pengundian tersebut turut dihadiri oleh Ketua Umum PSSI Erick Thohir, Plt Ketua PSSI Sumut Arya Sinulingga, serta Presiden AFF Khiev Sameth. Sebagai bagian dari dampak sosial turnamen, panitia juga menyerahkan donasi 1.300 bola kepada berbagai sekolah sepak bola di wilayah setempat.
Berdasarkan hasil undian, Indonesia yang berstatus sebagai tuan rumah menempati Grup A bersama Vietnam, Timor Leste, dan Myanmar. Sementara itu, Grup B dihuni oleh Thailand, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam. Adapun Grup C diisi oleh Australia, Kamboja, dan Filipina.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa kesuksesan ajang ini sangat bergantung pada kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan federasi. Menurutnya, fokus utama PSSI adalah memberikan pelayanan terbaik bagi kontestan serta menyiapkan panggung bagi talenta muda Indonesia untuk menunjukkan kemampuan di level internasional.
Senada dengan hal tersebut, Plt Ketua PSSI Sumut, Arya Sinulingga, menyatakan bahwa status tuan rumah merupakan sebuah kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar. Ia berkomitmen untuk memastikan seluruh persiapan infrastruktur dan teknis berjalan maksimal demi kesuksesan turnamen.
Apresiasi tinggi datang dari Presiden AFF, Khiev Sameth. Ia mengaku optimistis bahwa Indonesia mampu menyajikan atmosfer sepak bola yang luar biasa. “Kami yakin turnamen 2026 ini akan menjadi salah satu edisi terbaik dalam sejarah kompetisi usia muda ASEAN,” ucapnya.
Timnas Indonesia U-19 yang menyandang status juara bertahan kini menjadi salah satu unggulan utama. Pelatih Nova Arianto menyadari bahwa persaingan di Grup A tidaklah mudah, terutama dengan kehadiran Vietnam yang menjadi lawan tangguh.
“Menjadi juara bertahan memang memberikan tekanan tersendiri, namun hal itu justru harus menjadi motivasi tambahan bagi para pemain,” ungkap Nova.
Sebagai persiapan matang, skuad Garuda Nusantara dijadwalkan memulai pemusatan latihan di Yogyakarta pada 10 Mei 2026. Turnamen ini sendiri rencananya akan berlangsung pada 1 hingga 14 Juni 2026 dengan menggunakan Stadion Utama Sumatera Utara sebagai venue utama.

