JAKARTA – Menteri Pertanian Amran Sulaiman menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Haerul Saleh, yang meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran di kediamannya pada Jumat (8/5/2026).
Amran mengenang almarhum sebagai sosok yang memiliki integritas tinggi dan dedikasi luar biasa terhadap tata kelola pemerintahan yang baik. Ia menyebut Indonesia telah kehilangan salah satu putra terbaiknya.
“Beliau adalah pribadi yang baik, tenang, sederhana, dan memiliki komitmen besar dalam menjaga integritas serta tata kelola pemerintahan yang baik,” ujar Amran dalam keterangan tertulisnya, Jumat (8/5/2026).
Berdasarkan keterangan asisten rumah tangga di lokasi kejadian, musibah kebakaran tersebut terjadi saat Haerul sedang memantau proses renovasi rumahnya.
Pihak BPK telah mengonfirmasi bahwa Haerul Saleh mengembuskan napas terakhir di usia 44 tahun. Saat ini, jenazah disemayamkan di rumah duka yang berlokasi di Jalan Kartika Utama, Jakarta Selatan. Rencananya, almarhum akan diterbangkan untuk dimakamkan di kampung halamannya di Kolaka, Sulawesi Tenggara.
Haerul Saleh menjabat sebagai anggota BPK RI periode 2022-2027 setelah terpilih melalui uji kelayakan dan kepatutan di Komisi XI DPR RI.
Mantan Wakil Ketua Komisi XI DPR, Amir Uskara, sempat memberikan apresiasi tinggi saat pemilihan Haerul kala itu. Menurutnya, Haerul mendapatkan dukungan suara terbanyak karena kinerjanya yang dikenal mumpuni dan hubungannya yang harmonis dengan para anggota dewan di komisi keuangan.
“Teman-teman Komisi XI tahu kinerjanya, karena dia pernah satu periode utuh di Komisi XI,” ujar Amir saat proses seleksi pada Maret 2022 lalu.

