Ekonomi

IHSG Melemah ke 7.168, Saham MBMA, INCO, dan MDKA Memimpin Penurunan

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri sesi pertama perdagangan Jumat (8/5/2026) di zona merah. Indeks tercatat melemah 5,85 poin atau 0,08% ke level 7.168,46.

Sepanjang sesi perdagangan pagi ini, tekanan jual mendominasi pasar. Data perdagangan menunjukkan sebanyak 398 saham terkoreksi, sementara 245 saham mencatatkan kenaikan dan 168 saham lainnya stagnan.

Total volume transaksi saham yang tercatat di bursa mencapai 23,35 miliar lembar dengan nilai transaksi menyentuh Rp10,79 triliun.

Secara sektoral, pelemahan IHSG dipicu oleh koreksi pada delapan sektor. Sektor barang baku mencatatkan penurunan terdalam sebesar 2,90%, disusul sektor transportasi dengan pelemahan 2,85%, dan sektor perindustrian yang terkoreksi 1,54%.

Di sisi lain, tiga sektor mampu bertahan di zona hijau dan menahan laju penurunan indeks. Sektor infrastruktur memimpin penguatan dengan kenaikan 2,15%, diikuti sektor kesehatan sebesar 0,29%, dan sektor teknologi sebesar 0,09%.

Sillo Maritime (SHIP) bagi dividen tunai Rp 95,19 miliar, cek jadwalnya

Sementara itu, deretan saham yang masuk dalam daftar *top gainers* LQ45 hingga akhir sesi pertama adalah PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) yang melonjak 7,72%, PT Indosat Tbk (ISAT) naik 4,65%, dan PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) tumbuh 3,15%.

Sebaliknya, saham-saham LQ45 yang mencatatkan pelemahan signifikan atau *top losers* antara lain PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) yang anjlok 6,87%, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) turun 5,56%, serta PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) yang terkoreksi 4,69%.

Komentar

Berita Populer

01

Bapenda Sumbar Latih Pemeriksa Pajak untuk Tingkatkan PAD

02

Rahmat Saleh Tekankan Guru Bentuk Karakter di Era AI

03

AHY Gagas Giant Sea Wall Pantura Libatkan Investor dan 23 Kementerian

04

Purbaya Jelaskan Sumber Gaji Manajer Kopdes Merah Putih

05

BSI Maslahat Resmikan Wakaf Sumur Bor, Atasi Krisis Air Desa Maman

06

Pasaman Pacu 400 Atlet Lewati Tes Fisik Porprov 2026

07

Basarnas Pastikan Masih Bisa Komunikasi dengan Korban Terhimpit Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

08

TB Hasanuddin Desak Kajian Matang Hibah Kapal Induk Italia

Berita Terbaru










× www.domainesia.com
× www.domainesia.com