Padang – Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sumatera Barat menyiapkan 25 pemeriksa pajak daerah dan 18 jurusita pajak daerah untuk memperkuat pengawasan serta kepatuhan pajak di daerah. Penguatan kapasitas itu ditempuh melalui pelatihan khusus yang digelar selama sepekan di Padang, 4-8 Mei 2026.
Pelatihan Pemeriksa Pajak Daerah tersebut berlangsung atas kerja sama Bapenda Sumbar dengan Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan Balai Diklat Keuangan Medan. Program ini dirancang untuk membekali aparatur agar mampu menjalankan fungsi pemeriksaan secara lebih profesional.
Kepala Bapenda Sumbar, Al Amin, menegaskan bahwa pemeriksa pajak memegang peran penting dalam menjaga kepatuhan wajib pajak sekaligus memastikan keadilan fiskal di daerah. Menurut dia, pemeriksaan pajak merupakan bagian dari sistem pengawasan yang semestinya berjalan dalam skema self-assessment.
“Pemeriksaan pajak merupakan bagian dari mekanisme pengawasan yang wajar dalam sistem self-assessment, bukan bentuk intimidasi, melainkan upaya mendorong kepatuhan wajib pajak,” ujar Al Amin, Senin (4/5/2026).
Ia menambahkan, pelatihan tersebut juga sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara. Regulasi itu, kata dia, menekankan pentingnya peningkatan kompetensi ASN sesuai tugas dan fungsi jabatannya.
Melalui pelatihan ini, Bapenda ingin meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap aparatur dalam melaksanakan pemeriksaan pajak daerah. Seluruh proses diharapkan berjalan profesional serta tetap sesuai ketentuan yang berlaku.
Materi yang diberikan mencakup hukum perpajakan daerah, metode dan teknik pemeriksaan, tahapan pelaksanaan pemeriksaan, sampai penyusunan kertas kerja dan laporan hasil pemeriksaan. Pesertanya berasal dari Bapenda Provinsi Sumatera Barat, UPTD Pengelolaan Pendapatan, serta perwakilan Bapenda kabupaten dan kota se-Sumatera Barat.
Bapenda Sumbar berharap pelatihan ini mampu melahirkan aparatur yang lebih andal dalam menjalankan pemeriksaan pajak daerah. Dengan begitu, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dapat terus didorong.

