Gianyar – PSIM Yogyakarta berhasil menahan imbang Persija Jakarta dengan skor 1-1 dalam laga pekan ke-29 Super League yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Rabu (22/4). Hasil ini disambut positif oleh pelatih PSIM, Jean Paul Van Gastel, yang mengapresiasi kerja keras para pemainnya.
“Saya senang kami bisa mendapatkan satu poin melawan Persija Jakarta,” ujar Gastel, dikutip dari laman resmi klub. Ia menambahkan, Persija adalah tim besar yang tengah bersaing memperebutkan gelar juara.
Pelatih asal Belanda itu juga mengaku lega karena mampu mengakhiri tren negatif timnya. Sebelum laga ini, PSIM menderita tiga kekalahan beruntun.
Van Gastel menyoroti intensitas serangan Persija yang memaksa lini belakang PSIM bekerja keras. Ia pun mengubah taktik di babak kedua untuk merespons tekanan tersebut.
“Kami bertahan dengan lebih agresif pada babak kedua,” jelasnya. Instruksi ini diberikan saat jeda turun minum, menekankan pentingnya tekad yang lebih besar dalam bertahan.
Kapten PSIM, Franco Ramos, juga mengungkapkan rasa bangganya terhadap kerja keras tim. “Saya rasa kami telah menunjukkan kerja keras luar biasa sebagai sebuah tim,” katanya.
Ramos mengakui pertandingan ini sangat sulit karena Persija memiliki pemain-pemain berkualitas.
Hasil imbang ini menjadi bekal berharga bagi Laskar Mataram untuk menatap lima laga tersisa musim ini. “Sangat penting bagi kami untuk memutus rentetan kekalahan ini,” tegas Ramos.
Dengan hasil ini, PSIM berhasil mengamankan satu poin penting di kandang, sementara Persija gagal memangkas jarak dari puncak klasemen.

