Depok – Keluarga korban melaporkan dugaan pelecehan seksual oleh pelatih voli ke Polres Metro Depok. Laporan resmi tercatat dengan nomor LP/B/38/I/2026/SPKT/POLRES METRO DEPOK/Polda Metro Jaya sejak Januari 2026.
Keluarga merasa geram karena penanganan kasus belum membuahkan hasil selama tiga bulan. Ketidakpastian hukum tersebut mendorong pihak keluarga mengunggah kejadian itu ke media sosial.
Menanggapi hal tersebut, Sutaryo membenarkan adanya dugaan pelecehan oleh oknum pelatih voli. Polres Metro Depok kini melakukan penyelidikan untuk memperkuat laporan korban.
"Untuk kasus sudah tahap sidik. Saksi dan terlapor sudah dimintai keterangan," ujar Sutaryo, Selasa (21/4/2026).
Polres Metro Depok juga akan meminta keterangan dokter psikolog. Langkah ini bertujuan menguatkan bukti serta mengetahui kondisi mental korban atas dugaan pelecehan seksual.
"Kami akan meminta keterangan kepada dokter psikolog terkait kondisi mental psikis yang dialami korban," jelas Sutaryo.

