Banyuwangi – Arief Eko menjelaskan bahwa optimalisasi operasional juga dilakukan lewat penguatan ritme layanan kapal serta kesiapan fasilitas pendukung di pelabuhan penyeberangan Ketapang ini.
"Kami memastikan seluruh dermaga dan armada beroperasi maksimal dengan pola layanan yang lebih terarah, dan fokus kami adalah mempercepat waktu penyelesaian bongkar muat kapal agar antrean kendaraan dapat segera berkurang," ucap dia.
Arief menambahkan pengendalian volume kendaraan diperkuat melalui optimalisasi buffer zone, area Pusri menampung 150 truk sumbu tiga, sementara buffer zone Bulusan mampu menampung sekitar 600 unit truk campuran secara lebih efektif dan juga efisien.
"Langkah ini menjaga agar kepadatan tidak langsung terakumulasi di dalam kawasan pelabuhan," jelas Arief.
Hingga Jumat 3 April 2026, antrean kendaraan dari arah utara (Situbondo-Banyuwangi) terpantau mencapai sekitar 7 km dari pintu masuk pelabuhan, didominasi kendaraan logistik.
Meski demikian, arus kendaraan dari tollgate menuju dermaga tetap bergerak dengan waktu tempuh berkisar 20 hingga 35 menit.

