[Jakarta Pusat] – Keberadaan ikan sapu-sapu di aliran sungai kawasan mal sekitar Bundaran HI, Menteng, menjadi sorotan dalam beberapa hari terakhir. Ikan ini kerap dianggap sebagai hama karena dinilai mengganggu ekosistem air dan berpotensi merugikan lingkungan.
Namun, pemandangan berbeda justru terlihat di kali depan Plaza Indonesia. Pengelola kawasan menghadirkan aliran sungai yang tampak bersih dengan keberadaan ikan sapu-sapu yang cukup banyak dan berukuran besar.
Bahkan, ukuran ikan di lokasi ini tergolong lebih besar dibandingkan yang umum ditemui.
Di sepanjang aliran sungai, ikan sapu-sapu terlihat hidup bergerombol. Sebagian berkumpul di sekitar ranting pohon yang patah dan masuk ke dalam air, sementara lainnya berada di bawah kolong jembatan. Ukurannya pun bervariasi, dengan panjang yang diperkirakan mencapai sebesar lengan orang dewasa.
Meski kerap dipandang negatif, sejumlah warga sekitar justru tidak merasa dirugikan dengan keberadaan ikan tersebut.
Awi (28), penjaga parkir Mamba yang juga warga Kebon Kacang, menilai pengelola Plaza Indonesia cukup bertanggung jawab dalam merawat kondisi sungai, termasuk menjaga kebersihan air dan mengangkat sampah. Ia mengatakan, kondisi air yang relatif jernih membuat pemandangan di kawasan tersebut justru terlihat lebih menarik.
“Sebagai warga sini, saya nggak merasa dirugikan, biasa aja sih, malah lebih indah sih. Kalau yang di depan PI ya,” ujarnya saat berbincang di lokasi.
Ia juga menyebut, pihak pengelola melarang aktivitas memancing di area sungai depan Plaza Indonesia.
"Enggak boleh juga ada yang mancing di sana. Mungkin ada yang mancing, tapi bukan di depan PI. Di belakang PI, di kali-kali lain,” tambahnya.
Pendapat serupa disampaikan Ferdiansyah (35), warga Kebon Kacang lainnya. Saat ditemui tengah memancing di sungai samping kawasan mal, ia menilai keberadaan ikan sapu-sapu di depan Plaza Indonesia tidak berdampak pada kehidupan warga.
“Kalau di sini jarang sih, malah nggak ada yang ngambilin. Mancingnya di sekitar sini saja,” katanya.

