Jakarta – Ian Machado Garry, petarung UFC yang digadang-gadang sebagai penerus Conor McGregor, melontarkan tantangan serius kepada Islam Makhachev, juara kelas ringan yang kini menduduki peringkat pertama pound-for-pound UFC. Garry berambisi mengalahkan rekan seperguruan Khabib Nurmagomedov tersebut dan membuktikan dirinya sebagai yang terbaik.
Motivasi Garry untuk menghadapi Makhachev bukan sekadar mengulang rivalitas legendaris Khabib vs McGregor. Status Makhachev sebagai petarung nomor satu menjadi daya tarik utama bagi Garry.
“Saat saya bisa mengalahkan dia, maka saya mengalahkan petarung terbaik pound-for-pound di planet bumi,” tegas Garry, seperti dikutip dari Championat.
“Saat saya bisa mengalahkan dia, maka tiada lagi orang yang bisa meragukan saya,” imbuhnya.
Makhachev sendiri, usai menaklukkan kelas ringan dan merambah kelas welter dengan kemenangan atas Jack Della Maddalena, kini memiliki banyak pilihan lawan. Selain Garry, nama-nama seperti Carlos Prates dan Michael Moraes juga muncul sebagai kandidat.
Namun, Makhachev justru lebih tertarik menghadapi Kamaru Usman, mantan juara kelas welter yang dianggapnya bisa memberikan perlawanan sengit.
“Saya sudah bilang bahwa saya ingin menghadapi Usman selanjutnya,” kata Makhachev, seperti dilansir MMA Fighting.
Meskipun banyak media meragukan potensi pertarungan ini, Makhachev yakin Usman mampu memberikan ujian berat baginya.
“Morales, Prates, mereka masih belum dicek kemampuannya. Saya pikir, Usman adalah duel terberat untuk saya,” ujarnya.
Makhachev menambahkan, status Usman sebagai mantan juara dan petarung yang paling banyak mempertahankan gelar di divisinya dapat membuat duel ini semakin menarik.

