
Jakarta – Duka menyelimuti prosesi pemakaman aktor senior Epy Kusnandar di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan, Kamis (4/12/2025). Di tengah suasana haru, sang istri, Karina Ranau, mengungkapkan sebuah curahan hati mendiang suaminya yang tak terduga: kerinduan mendalam untuk dikenal sebagai dirinya sendiri, terlepas dari bayang-bayang karakter ikonis Kang Mus yang membesarkan namanya.
Dengan suara bergetar menahan tangis, Karina menyampaikan sambutan perpisahan di hadapan para pelayat yang memadati pusara suaminya. Mewakili keluarga, ia memohon maaf atas segala kesalahan Epy Kusnandar selama hidupnya, baik dalam perkataan maupun perbuatan yang mungkin kurang berkenan.
Namun, di balik permohonan maaf itu, Karina mengungkap perjuangan pribadi Epy yang kerap merasa terperangkap dalam identitas Kang Mus, karakter ciptaan sutradara Aris Nugraha. “Beliau pernah berkata, ‘Aku ingin jadi Epy Kusnandar, Bun, tapi enggak bisa. Semua orang mengenal aku Kang Mus. Bisa enggak aku jadi manusia, yang seperti manusia biasa?'” kenang Karina, mengutip ucapan pilu suaminya.
Karina tak lupa menyampaikan terima kasih kepada Aris Nugraha yang telah mengharumkan nama Epy Kusnandar melalui peran legendaris tersebut. Lebih jauh, ia mengungkap pesan terakhir Epy kepada Aris, yang disampaikan hanya tiga hari sebelum kepergiannya. Epy sempat berkhayal ingin selalu berada di dekat Aris, “Bun, nanti di Bandung, Papi sama Q akan selalu ada di samping di mana Uwa (Aris) duduk,” tuturnya.
Ada pula keinginan Epy yang tak terwujud, yaitu menyusul Aris ke Yogyakarta. Karina memohon maaf atas nama suaminya, menjelaskan bahwa kondisi fisik Epy yang menurun drastis menjelang akhir hayatnya menjadi penghalang. “Uwa, maafin Wa, kemarin Papi gelisah. Mohon dimaafkan Wa. Papi ingin berangkat ke Jogja, tapi fisiknya memang tidak kuat,” ujarnya terisak.
Mengakhiri sambutannya, Karina menegaskan bahwa karakter Kang Mus akan selalu hidup dalam ingatan masyarakat. “Terima kasih, Uwa, telah mengharumkan nama suami saya. Kang Mus akan selalu dikenang selamanya,” pungkasnya, mengukuhkan warisan abadi Epy Kusnandar di dunia hiburan.


