Yerevan – Tim Nasional Portugal memulai kiprahnya di Kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 dengan performa dominan, menghancurkan Armenia 5-0 dalam laga tandang yang berlangsung di Yerevan pada Minggu (7/9). Kemenangan telak ini tidak hanya mengamankan tiga poin pertama, tetapi juga memperpanjang rekor tak terkalahkan Selecao menjadi tujuh pertandingan beruntun.
Hasil positif ini menegaskan ambisi Portugal untuk mempertahankan momentum apik mereka setelah sebelumnya berhasil merengkuh gelar UEFA Nations League. Sejak peluit kick-off dibunyikan, Portugal langsung menunjukkan dominasi penuh.
Gol pembuka tercipta cepat melalui sundulan Joao Felix yang memanfaatkan umpan silang akurat dari Joao Cancelo. Gol ini menjadi penanda awal dominasi Portugal, membuat Armenia kesulitan mengimbangi ritme agresif tim tamu.
Megabintang Cristiano Ronaldo tak mau ketinggalan menunjukkan ketajamannya dengan mencetak gol internasional ke-140 dalam kariernya. Ia menyambar umpan Pedro Neto dari jarak dekat, mempertegas posisinya sebagai pencetak gol terbanyak dalam sejarah sepak bola internasional.
Joao Cancelo, yang sebelumnya mencatatkan assist, turut menyumbangkan namanya di papan skor pada menit ke-30. Ia berhasil mencetak gol dari jarak dekat, sekaligus merayakan golnya dengan penghormatan khusus untuk mendiang Diogo Jota.
Memasuki babak kedua, Ronaldo kembali menambah pundi golnya. Kali ini, ia melepaskan tembakan keras dari jarak sekitar 30 yard yang bersarang mulus ke gawang lawan, membuktikan kualitas penyelesaian akhirnya yang tak lekang oleh usia. Portugal terus menekan tanpa memberi ruang bagi Armenia untuk mengembangkan permainan.
Pesta gol Portugal ditutup oleh Joao Felix yang mencetak gol keduanya di laga ini. Ia mengontrol bola dengan cermat sebelum melepaskan tendangan voli yang tak mampu dihalau kiper Armenia, Henri Avagyan. Armenia hanya mampu memberikan ancaman kecil melalui Tigran Barseghyan yang tendangannya berhasil digagalkan oleh Diogo Costa.
Dengan kemenangan impresif ini, Portugal langsung melesat ke puncak klasemen Grup F. Mereka kini telah memastikan setidaknya peluang lolos melalui jalur play-off, meskipun performa terkini sangat mengisyaratkan lolos langsung ke putaran final.
Sementara itu, Armenia harus segera bangkit dan memperbaiki performa mereka saat menghadapi Republik Irlandia di laga berikutnya, mengingat Hongaria juga menjadi pesaing ketat di grup yang sama.

