JAKARTA – PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), emiten ritel Grup MAP, resmi berpindah pengendali. Perusahaan asal Singapura, Pacific Universal Investments Pte. Ltd., baru saja merampungkan akuisisi 8,46 miliar saham MAPI atau setara dengan 51% dari total saham yang beredar.
Transaksi jumbo tersebut bernilai total Rp11,81 triliun dengan harga pembelian sebesar Rp1.395 per saham. Adapun saham tersebut diambil alih dari PT Satya Mulia Gema Gemilang.
Pasar merespons positif kabar akuisisi ini. Saham MAPI tercatat melonjak 12,36% atau naik 160 poin ke level Rp1.455 per saham.
Direktur MAPI, Sean Gustav Standish, mengungkapkan bahwa langkah strategis ini bertujuan untuk mengakselerasi pengembangan bisnis Grup MAP, baik di pasar domestik maupun di kawasan Asia Tenggara.
“Tujuan pengambilalihan ini adalah untuk mengembangkan usaha Grup MAPI di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara,” ujar Sean dalam keterangan resminya, Jumat (8/5).
Terdapat kedekatan afiliasi antara pihak pengakuisisi dan perseroan. Sean Gustav Standish Hughes tercatat menjabat sebagai Direktur di MAPI sekaligus Direktur di Pacific Universal. Selain itu, Komisaris MAPI, Zoee Ho Ziwei, juga memegang posisi Direktur di Pacific Universal.
Pasca-akuisisi, Pacific Universal yang berkolaborasi dengan CVC Capital Partners akan melakukan penawaran tender wajib (*mandatory tender offer*/MTO). Aksi korporasi ini akan dilaksanakan oleh Samudra (Investment) Pte. Ltd. (SIPL) dan Ocean Continuum Pte. Ltd. (OCPL) sesuai dengan ketentuan POJK Nomor 9 Tahun 2018.
SIPL dan OCPL merupakan entitas yang dimiliki secara tidak langsung oleh Pacific Universal (51%) dan dana kelolaan atau pihak yang terafiliasi dengan CVC Capital Partners plc (49%).
Dalam penawaran tender wajib tersebut, harga yang ditetapkan bagi para pemegang saham publik adalah sebesar Rp1.550 per saham. Penetapan harga ini telah disesuaikan dengan aturan yang berlaku di pasar modal.

