Jepara – Persijap Jepara secara resmi memecat pelatih Mario Lemos pada Jumat, 21 November 2025. Keputusan ini diambil menyusul kekalahan tim 1-2 dari Semen Padang yang membuat Laskar Kalinyamat terperosok di zona degradasi Super League 2025/2026.
Manajer Persijap, Nicky Amirul Ramdan, mengumumkan perpisahan itu secara resmi. “Kami berterima kasih kepada Coach Mario atas energi dan kepemimpinannya selama menangani Persijap Jepara. Kami berpisah dengan penuh rasa hormat dan mendoakan kesuksesan beliau di perjalanan berikutnya,” kata Nicky dalam keterangan tertulisnya. Klub juga memutuskan untuk tidak melanjutkan tugas pelatih fisik Paulo.
Dengan delapan poin dari dua kemenangan, dua seri, dan delapan kekalahan, Persijap saat ini menempati peringkat ke-16 dan berada di ambang degradasi. Untuk sementara, manajemen menunjuk Danang Suryadi sebagai caretaker untuk membina tim menghadapi laga berikutnya melawan PSBS Biak di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis, 27 November.
Pemecatan Mario Lemos menjadikan dirinya pelatih keempat yang harus meninggalkan klub di ajang Super League 2025/2026 musim ini. Sebelumnya, Bernardo Taveres mengundurkan diri dari PSM Makassar pada awal Oktober. Eduardo Almeida dipecat Semen Padang, sementara Alfredo Vera digeser dari posisi pelatih menjadi direktur teknik di Madura United.


