Manchester – Manchester United secara mengejutkan melepas kiper Andre Onana ke klub Liga Turki, Trabzonspor, setelah bursa transfer Liga Primer Inggris resmi ditutup. Keputusan ini terbilang unik mengingat jendela transfer untuk klub-klub di Inggris telah berakhir, namun Liga Turki masih memberikan kesempatan bagi klub untuk mendatangkan pemain.
Langkah ini diambil Setan Merah menyusul rampungnya transfer kiper Senne Lammens dari Royal Antwerp. Lammens didatangkan dengan nilai transfer 21 juta Euro ditambah bonus, sebuah angka yang menunjukkan keseriusan klub dalam memperkuat posisi penjaga gawang.
Kedatangan Lammens disebut-sebut meningkatkan kepercayaan diri pelatih Ruben Amorim, yang merasa Andre Onana tidak lagi memiliki tempat di skuad utama musim ini. Indikasi ini terlihat dari minimnya penampilan Onana, di mana Altay Bayindir lebih sering dimainkan dalam tiga dari empat laga terakhir United.
Onana hanya tampil sekali saat Manchester United menghadapi Grimsby di Piala Carabao, laga yang berakhir dengan kekalahan memalukan bagi Setan Merah. Performa inkonsisten selama dua tahun terakhir yang kerap diwarnai blunder menjadi alasan utama melunturnya kepercayaan pelatih.
Meskipun harus meninggalkan salah satu klub terbesar di dunia, Andre Onana justru mendapatkan sejumlah keuntungan signifikan dengan bergabung ke Trabzonspor. Setidaknya, ada dua faktor utama yang menjadi daya tarik transfer ini bagi sang kiper.
Pertama, kesempatan bermain secara reguler terbuka lebar baginya. Onana hampir dipastikan akan langsung menjadi kiper utama di Trabzonspor, mengingat tekad besar klub Turki itu untuk memboyongnya di akhir bursa transfer.
Kondisi sektor penjaga gawang Trabzonspor yang mayoritas diisi pemain muda, seperti Onuralp Cevikkan (19 tahun) dan Ahmet Yildrim (18 tahun), semakin menguntungkan Onana. Kehadirannya diharapkan membawa pengalaman dan kepemimpinan di bawah mistar gawang. Kepercayaan penuh dari pelatih bisa menjadi dorongan penting bagi kariernya, ini adalah peluang baginya untuk memupuk kembali performa terbaik.
Kedua, aspek finansial juga menjadi daya tarik yang tak kalah besar. Onana disebut-sebut akan menerima bayaran yang bahkan lebih tinggi dibandingkan gajinya saat membela Manchester United.
Saat di Old Trafford, Onana mendapatkan gaji sekitar 120 ribu Poundsterling per pekan. Angka tersebut berpotensi berlipat dua kali lebih besar di Trabzonspor, ditambah dengan opsi bonus jika performanya mencapai tingkatan tertentu. Laporan menyebutkan bahwa seluruh gajinya akan ditanggung penuh oleh klub Turki tersebut, menjadikannya kesepakatan yang sangat menguntungkan bagi sang kiper Kamerun.

