Jakarta – Keputusan mengejutkan Jorge Lorenzo untuk melatih Maverick Vinales dalam gelaran MotoGP 2026 mendatang telah memicu sorotan tajam di kalangan pengamat balap. Salah satunya adalah Oscar Haro, yang tak hanya memuji gaya balap sempurna Lorenzo, tetapi juga mengupas tuntas perbedaan mendasar antara sang juara dunia dengan legenda lain, Valentino Rossi, khususnya terkait “jiwa seni.”
Haro membuka pandangannya dengan mengakui kehebatan Lorenzo di lintasan. Menurutnya, tak ada pembalap yang memiliki cara membalap sepresisi dan sesempurna Jorge Lorenzo. Namun, Haro menilai, “X-Fuera” kurang satu elemen krusial yang dimiliki “The Doctor”: sebuah “jiwa seni” yang unik.
“Tidak ada cara membalap yang lebih sempurna dari Jorge Lorenzo,” ujar Haro, seperti dikutip dari Motosan. “Tetapi, ada satu hal yang tak dipunyai Jorge… Dia berusaha meniru Valentino. Dia mencoba melakukan selebrasi ala Valentino, namun dia malah nyaris tenggelam di danau Jerez. Dia hanya tidak punya jiwa seni seperti Valentino.”
Perbandingan ini, menurut Haro, juga berlaku untuk pembalap hebat lainnya seperti Dani Pedrosa. “Situasinya mirip seperti Dani. Dani juga tak punya jiwa seni layaknya Valentino. Namun, Dani juga keren,” tambahnya. “Jadi, Anda adalah Jorge Lorenzo, tentu Anda pasti keren.”
Yang lebih mengejutkan Haro adalah kesediaan Lorenzo untuk membantu pembalap lain, mengingat reputasinya. Sosok yang dikenal dengan ego besar dan gaya hidup layaknya “bintang rock”—yang bahkan disebut Haro sebagai “pria sejati yang gemar tidur di atas kain lembut dan takkan mau bangun hanya karena alarm”—kini mau merendahkan dirinya demi Vinales.
“Anda bisa melihat sendiri betapa besar egonya Jorge,” tutur Haro. “Akan tetapi, dia mau merendah dan membantu orang lain. Dengan bantuan Jorge, saya pikir ini lebih ke bagian strategi… Sungguh, ini tidak masuk akal.” Haro meramal duet Lorenzo-Vinales akan menghasilkan dampak positif, sebuah langkah strategis yang mengundang decak kagum.

