Berita

JKN Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Stroke Zainal, Keluarga Ungkap Kepuasan

Tanah Datar – Zainal Arifin (56), warga Kabupaten Tanah Datar, alami pecah pembuluh darah di otak kanan dan jalani perawatan intensif. Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menanggung seluruh biaya pengobatan.

Rifatul Salsabila (20), cucu Zainal, menuturkan kakeknya mengeluh pusing hebat dan kesulitan bergerak. "Tangan kanan kakek tampak terlipat dan mati rasa, bibirnya tidak simetris, serta sulit bicara. Setelah diperiksa di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), pihak FKTP menyarankan agar kakek segera dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSU Prof. Dr. M. Ali Hanafiah," ujarnya.

Setiba di rumah sakit, Zainal langsung mendapat penanganan medis. Rifatul menjelaskan kakeknya menjalani pemeriksaan penunjang seperti laboratorium, rontgen kepala, hingga fisioterapi. "Dokter menjelaskan bahwa gejalanya termasuk stroke ringan. Memang tangan dan kaki kanan kakek belum bisa digerakkan sepenuhnya dan masih terasa berat, tetapi jari-jari tangan kanannya sudah bisa digerakkan berkat penanganan yang cepat dari tim medis," jelas Rifatul.

Rifatul bersyukur seluruh proses pengobatan kakeknya dijamin oleh BPJS Kesehatan. Menurutnya, jaminan tersebut sangat membantu keluarga. "Berkat BPJS Kesehatan, kakek bisa langsung ditangani tanpa hambatan. Semua biayanya dijamin. Kami pun tidak bisa membayangkan berapa besar biaya yang harus dikeluarkan oleh keluarga jika tidak memiliki BPJS Kesehatan," ungkap Rifatul.

Rifatul menilai pelayanan rumah sakit sangat baik, petugas ramah, sigap, dan profesional. "Pelayanannya cepat, petugasnya ramah, dan alur layanannya juga tidak ribet. Kami merasa tidak ada perbedaan pelayanan antara pasien umum dan pasien BPJS Kesehatan. Kami sebagai keluarga merasa sangat terbantu dan nyaman berobatnya," ucap Rifatul.

Wali Kota Padang Dorong Gebu Minang Jabar Perkuat Investasi

Rifatul menepis isu pembatasan hari rawat inap bagi pasien BPJS Kesehatan. "Dulu banyak yang bilang kalau pakai BPJS Kesehatan itu rawat inapnya dibatasi. Faktanya, kakek saya telah dirawat inap selama empat hari dan tetap mendapatkan pelayanan yang maksimal tanpa kendala. Jadi jangan mudah percaya informasi yang tidak jelas," tegas Rifatul.

Rifatul menyatakan tidak ada biaya tambahan selama pengobatan kakeknya. "Obat-obatan yang diberikan untuk pasien BPJS Kesehatan itu lengkap, sangat bagus dan efektif. Saat dirawat, kakek sempat mengalami sembelit dan setelah minum obat dari dokter keluhannya langsung teratasi. Semua biayanya dijamin sesuai indikasi medis, tidak ada biaya tambahan sama sekali," tutur Rifatul.

Rifatul puas berobat sebagai peserta JKN dan berharap kualitas layanan dipertahankan. "Kami sudah membuktikan sendiri bahwa pelayanan BPJS Kesehatan itu sangat bagus dan terus meningkat setiap saat. Bahkan, BPJS Kesehatan telah menghadirkan fitur antrean online dari Aplikasi Mobile JKN yang memudahkan pengambilan antrean berobat dari rumah, sehingga lebih pasti dan tidak perlu menunggu lama. Semoga layanan ini bisa terus dipertahankan," tutup Rifatul.

Komentar

Berita Populer

01

Bapenda Sumbar Latih Pemeriksa Pajak untuk Tingkatkan PAD

02

Purbaya Jelaskan Sumber Gaji Manajer Kopdes Merah Putih

03

Rahmat Saleh Tekankan Guru Bentuk Karakter di Era AI

04

TB Hasanuddin Desak Kajian Matang Hibah Kapal Induk Italia

05

Basarnas Pastikan Masih Bisa Komunikasi dengan Korban Terhimpit Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

06

AHY Gagas Giant Sea Wall Pantura Libatkan Investor dan 23 Kementerian

07

BSI Maslahat Resmikan Wakaf Sumur Bor, Atasi Krisis Air Desa Maman

08

Pasaman Pacu 400 Atlet Lewati Tes Fisik Porprov 2026

Berita Terbaru










× www.domainesia.com
× www.domainesia.com