Berita

Indonesia-Singapura Perkuat Kerja Sama Intelijen Kawasan

kerja-sama-intelijen-indonesia-singapura-perkuat-keamanan-kawasan
Kerja Sama Intelijen Indonesia-Singapura Perkuat Keamanan Kawasan

Singapura – Pertemuan ke-24 Indonesia-Singapore Joint Intelligence Committee (ISJIC) menjadi ajang penguatan kerja sama intelijen antara TNI dan Singapura di tengah meningkatnya kompleksitas ancaman keamanan kawasan. Salah satu fokus pembahasan diarahkan pada potensi kerawanan terorisme yang dapat muncul akibat dampak konflik di Timur Tengah.

Dalam forum itu, kedua pihak saling bertukar informasi dan pandangan strategis mengenai perkembangan situasi keamanan regional. Pembahasan tidak hanya menyentuh dinamika ancaman yang berkembang, tetapi juga menyoroti kebutuhan memperkuat respons bersama terhadap risiko lintas negara.

Asisten Intelijen Panglima TNI menekankan bahwa tantangan keamanan saat ini menuntut kolaborasi yang lebih erat antar-lembaga intelijen. Ia menyebut kecepatan dan ketepatan pertukaran informasi menjadi kunci dalam menghadapi berbagai ancaman transnasional.

“Pertukaran informasi yang cepat dan akurat, serta peningkatan kepercayaan antar-lembaga dalam menghadapi berbagai ancaman transnasional membutuhkan kerja sama,” ujarnya dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat, 19 Juni 2026.

Selain menghadiri pertemuan itu, Asintel Panglima TNI juga berkunjung ke Counter-Terrorism Information Facility (CTIF) di Changi Naval Base, Singapura. Di lokasi tersebut, ia menyampaikan apresiasi atas kontribusi CTIF dalam mendukung kerja sama kontra-terorisme di kawasan.

Pemko Padang Percepat Sertifikasi Halal dan Higiene Pangan Peserta

Menurutnya, CTIF berperan penting melalui mekanisme berbagi informasi, peningkatan kapasitas, dan penguatan pemahaman bersama terhadap perkembangan ancaman keamanan. Hal itu dinilai membantu negara-negara di kawasan merumuskan langkah yang lebih selaras dalam menghadapi risiko terorisme.

ISJIC ke-24 sekaligus mempertegas komitmen TNI dalam memperluas diplomasi pertahanan serta kerja sama intelijen dengan negara sahabat. Langkah itu ditempatkan sebagai bagian dari upaya merespons dinamika ancaman keamanan regional dan global demi menjaga kawasan tetap aman, stabil, dan kondusif.

Komentar

Berita Populer

01

KCIC Tambah Enam Perjalanan Whoosh, Arus Balik Bandung-Jakarta Padat

02

DSI Perkuat Tata Kelola Ekspor dan Devisa Nasional

03

Strategi ANTM Perkuat Pasar Domestik di Tengah Rencana Ekspor BUMN

04

Aher Apresiasi Dukcapil Hentikan Fotokopi e-KTP Demi Data Pribadi

05

Purbaya Tekankan Pancasila dalam Kelola Keuangan Negara

06

Kejagung Geledah Kantor BGN Pusat Jakarta Usai Ganti Pimpinan

07

Warga Jakarta Berbondong-Bondong Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan

08

Harga Avtur Turun, Mengapa Surcharge Tiket Pesawat Tetap Tidak Berubah?

Berita Terbaru