Jakarta – Erika menjelaskan, situasi serupa berlangsung pada bidang gas bumi, yang terdata tanpa hambatan serta berstatus stabil. Adapun, ucapnya, mengenai aspek kelistrikan, secara menyeluruh tetap menempati posisi yang sangat aman terkendali.
"Sebanyak 17 sistem berada pada status normal, yakni tidak pernah terjadi siaga maupun defisit," papar Erika.
Dalam ranah geologi, sambung dia, muncul sejumlah peristiwa bencana alamiah, semisal guncangan gempa, pergeseran tanah.
"Tidak terdapat gunung api dengan status Awas, hanya terdapat 2 gunung api dengan status siaga, yaitu Gunung Merapi dan Gunung Semeru. Seluruh kejadian tersebut tidak berdampak terhadap kondisi pasokan dan distribusi energi," terang Erika.
"Seluruh aktivitas gempa bumi, gunung api, dan gerakan tanah, tidak berdampak terhadap kondisi pasokan maupun kelancaran penyaluran energi, baik di sektor BBM, LPG, gas bumi, maupun ketenagalistrikan," tandas dia.

