Banten – Duel sengit antara Dewa United dan Persija Jakarta pada pekan keempat Super League 2025/2026 diprediksi akan diwarnai adu kebolehan dua pilar kuncinya: Taisei Marukawa dari Dewa United dan Allano Lima dari Persija. Keduanya siap menjadi sorotan dalam laga yang akan berlangsung di Banten International Stadium (BIS) pada Jumat (29/8) malam, pukul 19.00 WIB.
Pertandingan ini menjadi salah satu “big match” yang dinanti, mempertemukan dua tim dengan modal berbeda. Dewa United membawa bekal kemenangan perdana, sementara Persija datang dengan status tak terkalahkan.
Dewa United baru saja mengamankan kemenangan 3-1 atas Persik Kediri pekan lalu, sebuah hasil krusial setelah menelan dua kekalahan beruntun. Performa apik Taisei Marukawa menjadi kunci keberhasilan “Banten Warriors” meraih tiga poin penuh.
Gelandang serang asal Jepang itu tampil impresif, menyumbang satu gol dan satu assist dalam laga tersebut. Kontribusi ini membuatnya meraih rating tertinggi versi Sofascore dengan angka 8,0, jauh melampaui rekan setimnya.
Taisei Marukawa memang telah lama menjadi andalan Dewa United. Musim lalu, saat “Banten Warriors” menjadi *runner-up* Liga 1 2024/2025, ia mencatatkan empat gol dan delapan *assist*, membuktikan perannya sebagai motor serangan tim. Kecepatan dan kemampuan individu Marukawa kerap merepotkan lini pertahanan lawan.
Di sisi lain, Persija Jakarta datang ke Banten dengan modal hasil imbang melawan Malut United FC di Jakarta International Stadium. Meski hanya satu poin, hasil ini patut diapresiasi mengingat “Macan Kemayoran” harus bermain dengan 10 orang sejak pertengahan babak kedua.
Tambahan satu angka tersebut menjaga rekor tak terkalahkan Persija hingga pekan awal kompetisi. Sebelumnya, tim Ibu Kota itu tampil dominan dengan kemenangan telak atas Persita Tangerang (4-0) dan Persis Solo (3-0).
Absennya Allano Lima pada laga kontra Malut United FC diyakini menjadi salah satu faktor yang memengaruhi permainan Persija. *Winger* asal Brasil tersebut harus menjalani hukuman larangan bermain setelah menerima dua kartu kuning di laga sebelumnya.
Permainan Persija memang tampak berbeda tanpa tusukan dan pergerakan ciamik yang biasa dilancarkan Allano. Kini, dengan kembalinya Allano ke lapangan, Persija dapat kembali mengandalkan aksi-aksi individunya untuk membongkar pertahanan Dewa United dan menciptakan peluang berbahaya.

