Sport

Alcaraz Taklukkan Sinner, Juara US Open 2025

New York – Carlos Alcaraz sukses merengkuh gelar US Open 2025, menundukkan petenis Italia Jannik Sinner dalam empat set dengan skor 6-2, 3-6, 6-1, 6-4 pada Senin dini hari WIB, 8 September 2025. Kemenangan ini menandai gelar US Open kedua bagi petenis Spanyol tersebut, sekaligus yang keenam dalam ajang Grand Slam.

Petarung lapangan berusia 22 tahun ini tidak hanya mengukuhkan dominasinya, namun juga berhasil merebut kembali takhta peringkat satu dunia dari Sinner yang telah digenggamnya selama lebih dari dua tahun. Gelar sebelumnya di Flushing Meadows diraih Alcaraz pada 2022.

“Setiap pencapaian yang saya raih adalah berkat kalian semua,” kata Alcaraz kepada timnya usai mengangkat trofi. Ia kemudian menyampaikan terima kasih yang tulus kepada para penonton di New York.

“Turnamen ini sangat istimewa bagi saya. Merupakan sesuatu yang istimewa menjadi bagian dari turnamen ini. Saya merasa seperti di rumah sendiri, merasakan energi dan cinta dan saya berusaha bermain sebaik mungkin untuk kalian semua. Kalian membuat segalanya mudah,” tambahnya.

Di sisi lain, Sinner dengan sportivitas tinggi mengucapkan selamat kepada Alcaraz atas kemenangannya. “Saya tahu ada banyak kerja keras di balik penampilan hari ini,” ujarnya saat upacara penghargaan. “Kamu lebih baik dari saya. Selamat. Nikmatilah. Ini momen yang luar biasa.”

Persib Bandung Resmi Datangkan Balsa Sekulic Gantikan Andrew Jung

Perjalanan Alcaraz menuju final di New York sangat mengesankan. Ia tampil tanpa kehilangan satu set pun dalam enam pertandingan awal. Total, ia hanya kehilangan 58 gim dalam 18 set, dengan rata-rata lebih dari tiga gim per set, dan hanya membutuhkan dua *tie-break*.

Namun, rekor impresif tersebut berhasil dipatahkan oleh Sinner di partai puncak. Petenis Italia, yang dua tahun lebih tua dari Alcaraz, mampu merebut set kedua dari tangannya. Hal ini menggagalkan Alcaraz menjadi petenis pertama yang menjuarai turnamen di Amerika Serikat tanpa kehilangan satu set pada era Open.

Sebelum final, Sinner sendiri tiba sebagai petenis nomor satu dunia yang telah ia pertahankan selama 65 pekan beruntun. Keberhasilannya melewati babak semifinal menandai kemenangan ke-300 dalam kariernya. Ia juga menjadi petenis keempat di era modern Open yang mencapai final keempat turnamen utama dalam satu musim.

Alcaraz dan Sinner telah mendominasi turnamen-turnamen besar sejak awal tahun 2024, secara kolektif mengangkat delapan trofi dalam delapan pertandingan terakhir mereka. Namun, Alcaraz berhasil mempertahankan rivalitas ikoniknya dengan Sinner.

Ia kini memimpin rekor *head-to-head* mereka menjadi 10-5. Selain itu, Alcaraz memenangkan tujuh dari delapan pertemuan terakhir, lima dari enam final terakhir, dan dua dari tiga final utama yang mereka ikuti sepanjang 2025.

Evaluasi Performa Timnas Voli Putri Indonesia di AVC U18 2026

Dalam final US Open ini, Alcaraz menunjukkan kesiapannya menghadapi Sinner, yang sebelumnya mengalahkannya di final Wimbledon Juli lalu. Kekalahan tersebut menggagalkan Alcaraz meraih gelar Wimbledon ketiga beruntun. Sebelumnya di tahun 2025, Alcaraz sukses mengalahkan Sinner di tiga final lainnya, yakni Roma, Roland Garros, dan Cincinnati, saat Sinner mundur karena sakit.

Komentar