Jakarta – Kancah sepak bola Inggris kembali mengguncang bursa transfer dengan rekor-rekor fantastis pada musim panas 2025. Alexander Isak, striker asal Swedia, resmi menjadi pemain termahal yang pernah didatangkan klub Inggris setelah Liverpool menebusnya dari Newcastle United dengan nilai mencapai Rp 2,6 triliun.
Angka fantastis ini tidak hanya menempatkan Isak di puncak daftar transfer termahal sepanjang sejarah Inggris, tetapi juga mengukuhkan tren belanja besar-besaran klub-klub Premier League. Isak kini memimpin daftar yang turut dihuni oleh sejumlah bintang muda dan pemain kunci di klub barunya.
Berikut rangkuman tujuh transfer termahal di Inggris:
Alexander Isak – Rp 2,6 Triliun
Drama panjang kepindahan Alexander Isak akhirnya berujung di batas waktu bursa transfer musim panas 2025. Liverpool sukses memboyong sang striker dari Newcastle United setelah hubungan pemain asal Swedia itu dengan klub lamanya dikabarkan retak.
Dengan banderol mencapai Rp 2,6 triliun, Isak langsung memuncaki daftar transfer termahal sepanjang sejarah Inggris. Kehadirannya diharapkan memperkuat lini serang The Reds dan melanjutkan tradisi striker top di Anfield.
Florian Wirtz – Rp 2,32 Triliun
Beberapa pekan sebelum Isak, Liverpool juga membuat gebrakan dengan merekrut Florian Wirtz senilai Rp 2,32 triliun. Gelandang serang asal Jerman ini menjadi rekrutan pertama The Reds di musim panas 2025, didatangkan dari Bayer Leverkusen.
Mengenakan nomor punggung 27, Wirtz diproyeksikan sebagai kreator utama serangan tim. Kualitasnya di Bundesliga membuat publik Anfield optimistis meskipun baru pertama kali bermain di Liga Inggris. Transfer ini juga menegaskan ambisi Liverpool untuk bersaing di level tertinggi Eropa.
Moises Caicedo – Rp 2,3 Triliun
Persaingan sengit antara Chelsea dan Liverpool sempat mewarnai perburuan Moises Caicedo pada 2023. Chelsea akhirnya memenangkan persaingan, memboyongnya dari Brighton dengan harga Rp 2,3 triliun.
Caicedo kini menjadi pilar tak tergantikan di lini tengah The Blues. Kemampuan bertahan dan distribusi bolanya yang mumpuni menjadikannya pembelian tepat, meskipun dengan harga yang fantastis.
Enzo Fernandez – Rp 2,14 Triliun
Chelsea juga menggebrak pada Januari 2023 dengan mendatangkan Enzo Fernandez senilai Rp 2,14 triliun. Klub London ini menebus klausul rilis sang gelandang dari Benfica.
Meski baru enam bulan membela Benfica, performa apik gelandang asal Argentina itu di Piala Dunia dan liga domestik membuat Chelsea berani menggelontorkan dana besar. Enzo diharapkan menjadi motor permainan The Blues dalam jangka panjang.
Declan Rice – Rp 2,1 Triliun
Arsenal menunjukkan ambisi besarnya pada 2023 dengan menebus Declan Rice dari West Ham seharga Rp 2,1 triliun. Transfer ini menjadikan Rice salah satu gelandang termahal dalam sejarah Premier League.
Rice tak butuh waktu lama untuk memikat hati penggemar The Gunners. Gol-gol penting, termasuk dua tendangan bebas di Liga Champions, semakin mengukuhkan posisinya. Ia bahkan digadang-gadang akan menjadi kapten masa depan Arsenal.
Jack Grealish – Rp 2 Triliun
Sebelum Rice, transfer Jack Grealish ke Manchester City pada 2021 juga sempat menyita perhatian. The Citizens membayar Rp 2 triliun kepada Aston Villa untuk memboyong playmaker flamboyan ini.
Meski sempat menghadapi tantangan adaptasi dengan gaya Pep Guardiola, Grealish kini menemukan performa terbaiknya. Ia telah menyumbangkan beberapa trofi bergengsi, membuktikan bahwa investasi besar Man City tidak sia-sia.
Romelu Lukaku – Rp 1,95 Triliun
Chelsea sempat memecahkan rekor transfer pada 2021 saat memulangkan Romelu Lukaku dari Inter Milan dengan harga Rp 1,95 triliun. Namun, kepindahan ini tidak berjalan sesuai harapan.
Lukaku gagal tampil konsisten dan sempat terlibat kontroversi. Akhirnya, ia kembali dipinjamkan ke Inter. Meskipun demikian, nilai transfernya tetap menempatkannya dalam daftar pemain termahal di Liga Inggris.
Deretan tujuh nama di atas mencerminkan betapa Premier League selalu menjadi panggung transfer besar. Beberapa di antaranya sukses memberikan dampak instan, sementara yang lain menghadapi kesulitan memenuhi ekspektasi harga. Namun satu hal jelas, angka-angka fantastis ini semakin menegaskan posisi Inggris sebagai salah satu pusat kekuatan sepak bola modern di dunia.

