Sport

Bocor! MU Incar 5 Kandidat Pelatih Baru, Southgate hingga Solskjaer Masuk Radar

Manchester – Masa depan Ruben Amorim sebagai pelatih Manchester United kini di ujung tanduk. Kekalahan memalukan dari Grimsby Town melalui adu penalti 12-11 di ajang EFL Cup telah memperberat tekanan, diperparah dengan pernyataan emosional Amorim pasca laga yang mengisyaratkan kemungkinan mundur setelah menghadapi Burnley di Premier League.

Meski Amorim telah meredam rumor tersebut dalam konferensi pers terakhirnya, menegaskan fokus penuh pada laga kontra Burnley, laporan internal menyebut ia akan menggelar pertemuan krusial dengan manajemen saat jeda internasional September mendatang. Situasi ini langsung memicu spekulasi intens mengenai kandidat penggantinya di Old Trafford.

Sejumlah nama pelatih top mulai beredar luas, disebut-sebut masuk radar Manchester United andai Amorim benar-benar angkat kaki. Berikut lima nama yang digadang-gadang berpotensi menduduki kursi panas pelatih Manchester United:

1. Gareth Southgate
Mantan pelatih Timnas Inggris ini kini berstatus tanpa klub. Southgate sebenarnya sudah pernah masuk radar United saat Erik ten Hag dipecat, sebelum manajemen akhirnya menunjuk Amorim. Rekam jejaknya bersama Timnas Inggris cukup impresif, membawa The Three Lions ke final Euro 2020 dan 2024, semifinal Piala Dunia 2018, serta perempat final Piala Dunia 2022.

Namun, reputasinya kerap dipertanyakan karena dianggap kurang ‘nendang’ di momen krusial. Terakhir kali melatih klub pada 2009 bersama Middlesbrough, Southgate mencatat 45 kemenangan dari 151 pertandingan. Kendati demikian, ia dikenal ahli membangun kultur positif di ruang ganti, sebuah nilai tambah yang dibutuhkan skuad United.

Persib Bandung Resmi Datangkan Balsa Sekulic Gantikan Andrew Jung

2. Oliver Glasner
Pelatih Crystal Palace, Oliver Glasner, juga muncul sebagai kandidat serius. Sejak tiba pada Februari 2024, Glasner berhasil mengukir sejarah dengan membawa Palace menjuarai Piala FA dan Community Shield, pencapaian langka bagi klub tersebut. Statistiknya menunjukkan 30 kemenangan, 21 hasil imbang, dan 15 kekalahan dari 66 pertandingan.

Glasner berpotensi tergoda pindah mengingat Palace kerap menjual pemain bintang seperti Eberechi Eze, Marc Guehi, dan Adam Wharton. Dengan ambisi klub yang terbatas, tawaran dari Old Trafford tentu akan jauh lebih menggiurkan.

3. Andoni Iraola
Manajer Bournemouth, Andoni Iraola, tidak luput dari pantauan. Pelatih asal Spanyol berusia 43 tahun ini membangun reputasi sejak melatih Rayo Vallecano, sebelum direkrut Bournemouth pada 2023. Dua musim perdananya membawa The Cherries finis di peringkat ke-12 dan ke-9 Premier League, yang terakhir menjadi capaian terbaik sepanjang sejarah klub.

Iraola dikenal dengan filosofi menyerang melalui skema 4-3-3, formasi yang diyakini cocok dengan materi pemain United saat ini. Meski melangkah ke Old Trafford akan menjadi lompatan besar, reputasinya sebagai salah satu pelatih muda potensial di Eropa bisa menjadi daya tarik bagi United.

4. Michael Carrick
Nama Michael Carrick, mantan gelandang United, kembali mengemuka. Ia sempat menjadi pelatih interim Setan Merah pada 2021, mencatat dua kemenangan dan satu hasil imbang dari tiga pertandingan. Kariernya berlanjut bersama Middlesbrough sejak Oktober 2022.

Evaluasi Performa Timnas Voli Putri Indonesia di AVC U18 2026

Meski Carrick gagal membawa Boro promosi ke Premier League, gaya bermain atraktif yang ia usung menuai banyak pujian. Kendati kerap dikritik karena minim fleksibilitas taktik, kedekatannya dengan kultur dan nilai-nilai United membuatnya tetap masuk dalam daftar pertimbangan.

5. Ole Gunnar Solskjaer
Yang paling mengejutkan, nama Ole Gunnar Solskjaer kembali disebut. Pelatih asal Norwegia ini baru saja dipecat oleh Besiktas setelah gagal lolos ke fase grup Liga Konferensi Eropa. Meskipun demikian, rekam jejaknya bersama United membuat kemungkinan *comeback* selalu terbuka.

Solskjaer pernah membawa United ke final Liga Europa 2021 dan mencatat 91 kemenangan dari 168 laga, dengan rasio kemenangan 54 persen. Walaupun akhirnya didepak pada November 2021, ia tetap dikenang karena gaya bermain serangan balik yang efektif dan kedekatannya dengan para pemain. United bisa saja mempertimbangkan reuni tak terduga dengan Solskjaer jika opsi lain tak membuahkan hasil.

Pada akhirnya, masa depan Ruben Amorim akan sangat bergantung pada hasil laga melawan Burnley akhir pekan ini. Sebuah kemenangan dapat sedikit meredakan tekanan, setidaknya hingga jeda internasional. Namun, hasil imbang atau kekalahan justru bisa membuat daftar kandidat ini segera menjadi relevan.

Kini, semua mata tertuju pada Turf Moor. Mampukah Amorim bertahan dengan meraih kemenangan krusial? Atau Old Trafford akan kembali membuka lembaran baru dengan pelatih yang berbeda?

Gabung Persija, Pratama Arhan Siap Reuni dengan Shin Tae-yong

Komentar