IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
Ekonomi

Triniti Properti Tuntaskan Pengalihan 19,81 Juta Saham Buyback, Harga Naik 30%

Gedung Bursa Efek Indonesia di Jakarta tempat transaksi saham TRIN berlangsung
PT Perintis Triniti Properti Tbk berhasil merampungkan pengalihan 19,81 juta saham hasil buyback di Bursa Efek Indonesia.

Jakarta, Gonesia.com – PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) secara resmi merampungkan kewajiban pengalihan seluruh saham hasil pembelian kembali atau buyback melalui Bursa Efek Indonesia (BEI).

Sebanyak 19,81 juta lembar saham treasuri tersebut telah habis terjual setelah perusahaan menuntaskan transaksi terakhir pada 27 Agustus 2026.

Direktur Utama TRIN Ishak Chandra dalam keterbukaan informasi di BEI pada Kamis (3/9/2026) menjelaskan, seluruh pengalihan saham selama Agustus 2026 dilakukan melalui mekanisme penjualan di Bursa Efek.

Langkah strategis ini menandai pemenuhan kewajiban perusahaan atas program buyback yang telah diselesaikan sejak 23 Mei 2022 silam.

Proses penjualan saham dilakukan secara bertahap sepanjang bulan Agustus 2026 untuk menjaga stabilitas pergerakan harga di pasar sekunder.

Prabowo Perintahkan Satgas Tertibkan Kawasan Hutan secara Tegas dan Transparan

Aksi korporasi ini dimulai pada 3 Agustus 2026 dengan melepas 955.000 lembar saham pada harga rata-rata Rp 312,85 per lembar.

Volume penjualan kemudian terus meningkat seiring dengan dinamika pasar pada pekan-pekan berikutnya.

Pada 6 Agustus, perusahaan melepas 1,86 juta lembar saham dengan harga rata-rata Rp 329,51 per lembar.

Aktivitas perdagangan berlanjut dengan volume signifikan hingga mencapai akumulasi 12,15 juta saham per pertengahan Agustus.

Percepatan pengalihan saham terjadi pada pekan ketiga bulan Agustus saat harga pasar menunjukkan volatilitas positif.

ASEAN Tetapkan Siaga 3 Karhutla, Indonesia Wajib Laporkan Hotspot

Transaksi dengan harga rata-rata tertinggi tercatat pada 21 Agustus, yakni di level Rp 350,74 per lembar untuk 1,07 juta saham.

Menjelang akhir bulan, sisa saham yang wajib dialihkan tersisa sebanyak 327.900 lembar.

TRIN kemudian melepas sisa tersebut secara bertahap hingga menyisakan 50.000 lembar pada transaksi terakhir.

Dia menegaskan bahwa dengan selesainya transaksi 50.000 saham pada 27 Agustus 2026, maka total saham hasil buyback yang dialihkan mencapai 19.811.800 saham.

Saat ini, jumlah sisa saham yang wajib dialihkan oleh perusahaan telah mencapai titik nol atau habis sepenuhnya.

KLH Bangun Ekosistem Pengolahan Limbah Baterai Kendaraan Listrik Tahun Depan

Program ini merupakan tindak lanjut dari keterbukaan informasi yang disampaikan perusahaan pada 18 Februari 2022 lalu.

Dalam program buyback tersebut, perusahaan tercatat membeli kembali saham dengan harga rata-rata Rp 280 per lembar.

Keberhasilan pengalihan saham treasuri ini juga diuntungkan oleh momentum penguatan harga saham TRIN di pasar modal.

Data perdagangan menunjukkan bahwa pada Jumat (4/9/2026), harga saham emiten tersebut melonjak hingga 17,51 persen ke level Rp 416 per lembar.

Secara kumulatif, saham TRIN telah mencatatkan kenaikan sebesar 30 persen dalam periode satu bulan terakhir.

Tren positif ini memberikan ruang bagi perusahaan untuk mengoptimalkan nilai dari saham hasil buyback tersebut.

Manajemen memastikan bahwa seluruh proses penjualan telah mengikuti ketentuan otoritas bursa yang berlaku.

Kini, perusahaan fokus pada langkah strategis berikutnya setelah kewajiban administratif saham treasuri ini tuntas sepenuhnya.

Komentar

Berita Populer

01

Daftar Saham Baru Indeks KOMPAS100 dan Rekomendasi Analis Agustus 2026

02

YLKI Soroti Pemblokiran Rekening Bank Mandiri dan Ingatkan Hak Nasabah

03

Cara Mudah Beli Paket Data Semua Operator Lewat Aplikasi GoPay

04

UMK 2026: Daftar Lengkap Wilayah dengan UMK Tertinggi & Terendah

05

Proyeksi Kinerja ANTM Tetap Kuat di Tengah Bayang Risiko Regulasi

06

HUT ke-81 RI, Paspampres kerahkan 1.147 personel dan alusista amankan VVIP

07

Kementerian Lingkungan Hidup Menanti Hasil Lab Cisadane, Pastikan Kualitas Air

08

DPRD Sumbar Desak Perbaikan Jalan Payakumbuh-Lintau Lanjut 2026

Berita Terbaru