IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
Ekonomi

Wibowo Group Akuisisi MBSS Senilai Rp4,2 Triliun untuk Ekspansi Logistik

Logo PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk di gedung perkantoran
PT Wibowo Group Capital resmi mengakuisisi 82,5 persen saham PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk senilai Rp4,2 triliun.

Jakarta, Gonesia.com – PT Wibowo Group Capital (WGC) resmi mengambil alih kendali emiten pelayaran energi PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS) dari PT Galley Adhika Arnawama senilai Rp 4,2 triliun.

Transaksi strategis tersebut diselesaikan melalui mekanisme crossing saham di Pasar Negosiasi Bursa Efek Indonesia pada 31 Juli 2026.

WGC mengakuisisi sebanyak 1,44 miliar saham atau setara dengan 82,5 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh perusahaan tersebut.

Berdasarkan penelusuran Katadata.co.id, WGC merupakan perusahaan induk yang didirikan oleh Andy Wibowo yang sekaligus bertindak sebagai pemilik manfaat akhir atau ultimate beneficial owner.

Langkah akuisisi ini diproyeksikan menjadi katalisator bagi WGC untuk memperluas jangkauan bisnis di sektor pengangkutan komoditas curah dan logistik maritim.

Rupiah Menguat Usai Trump Batalkan Rencana Serangan ke Iran

Integrasi usaha ini dilakukan secara bertahap dengan menekankan pada prinsip tata kelola perusahaan yang baik serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

Andy Wibowo sendiri memiliki rekam jejak kuat melalui Gandasari Group yang bergerak di bidang pertambangan, pelayaran, hingga jasa pelabuhan.

Sinergi antara portofolio Gandasari Group dan MBSS dinilai berpotensi menciptakan ekosistem maritim yang lebih efisien dan terintegrasi dari hulu ke hilir.

“Setelah penyelesaian atas transaksi ini, Penjual tidak lagi menjadi pemegang saham mayoritas Perseroan dan pelaksanaan Transaksi tidak berdampak material terhadap kegiatan usaha Perseroan,” ujar Sekretaris Perusahaan MBSS, Emy Oktavia.

Pergantian pengendali ini berlangsung di tengah tekanan kinerja operasional MBSS sepanjang semester pertama tahun 2026.

Rupiah Diproyeksi Menguat Hari Ini, Simak Sentimen Penopangnya

Pendapatan dari jasa angkutan laut berbasis muatan tercatat turun menjadi Rp 403,29 miliar dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 474,41 miliar.

Selain itu, pendapatan berdasarkan waktu juga mengalami penyusutan dari Rp 4,85 miliar menjadi Rp 3,58 miliar.

Beban pokok pendapatan perseroan pun membengkak menjadi Rp 315,48 miliar akibat meningkatnya biaya operasional.

Meskipun pendapatan usaha melemah, laba bersih MBSS justru mampu tumbuh tipis menjadi Rp 203,79 miliar.

Pertumbuhan laba tersebut terbantu oleh keuntungan selisih kurs yang mencapai Rp 82,88 miliar dibandingkan periode tahun lalu yang mencatatkan rugi.

Pertamina Tegaskan Truk Tangki yang Kecelakaan di Tanah Bumbu Bukan Miliknya

Pasar kini menyoroti kewajiban tender offer atau penawaran tender wajib yang harus dipenuhi oleh WGC pasca-akuisisi tersebut.

Manajemen menegaskan bahwa kewajiban tersebut berlaku kecuali terdapat pengecualian sesuai dengan ketentuan POJK No. 9/POJK.04/2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka.

Investor saat ini menantikan langkah konkret dari pemilik baru dalam melakukan restrukturisasi atau pengembangan armada di masa depan.

Integrasi ini diharapkan dapat memperbaiki kinerja keuangan perseroan melalui optimalisasi armada yang saat ini terdiri dari speedboat, kapal tunda, tongkang, serta floating crane.

Posisi WGC sebagai pemain di sektor galangan kapal memberikan nilai tambah bagi efisiensi pemeliharaan aset MBSS ke depannya.

Komentar

Berita Populer

01

Saham Blue Chip Tertekan, Simak Peluang Rebound Semester II 2026

02

Kasus Asusila TransJakarta: Polisi Ungkap Fakta Baru, Pelaku Saling Meraba

03

PLTMG Gunungsitoli Amankan Listrik Nias, Hadapi Cuaca Ekstrem Saat Nataru

04

Manufaktur Indonesia Targetkan Pertumbuhan 5,51 Persen di 2026

05

Biochar Sisik Ikan Perkuat Komposit Serat Karbon, Kurangi Limbah, Tingkatkan Kekuatan

06

Contraflow Jakarta-Cikampek KM 55-65 Berlaku: Cek Info Terbaru!

07

DPRD Padang Desak Pemko Berantas Pungli, Selamatkan Pariwisata Pantai

08

Petugas PPSU Jakarta Utara Menjaga Integritas Kerja di Tengah Godaan Manipulasi

Berita Terbaru