Jakarta, Gonesia.com – Kapolri secara resmi menutup perhelatan Kejuaraan Bulu Tangkis Kapolri Cup 2026 yang berlangsung di GOR Universitas Negeri Jakarta, Jakarta Timur, pada Sabtu malam, 1 Agustus 2026.
Event olahraga bergengsi ini diselenggarakan sebagai rangkaian perayaan Hari Bhayangkara ke-80 dengan fokus utama pada pembinaan atlet muda dan penguatan inklusivitas olahraga nasional.
Turnamen ini berhasil menarik partisipasi sebanyak 1.250 peserta yang berkompetisi dalam berbagai kategori selama enam hari penuh.
Kolaborasi strategis antara Polri, Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), dan National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) menjadi fondasi utama dalam pelaksanaan ajang ini.
Sebanyak 748 atlet dari kelompok umur U-15, U-17, dan U-19 menjadi garda depan dalam upaya penjaringan bibit unggul bulu tangkis masa depan.
Kategori beregu Polri turut menyumbang 432 peserta yang memperketat persaingan dalam turnamen dengan sistem gugur tersebut.
Sebanyak 70 atlet para-bulu tangkis juga mendapatkan panggung untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di ajang ini.
Pihak penyelenggara menegaskan bahwa inklusivitas menjadi semangat utama dalam merangkul atlet difabel agar memiliki kesempatan yang setara untuk berprestasi.
Simbolisasi berakhirnya turnamen dilakukan melalui penyerahan bendera kejuaraan dari Ketua Umum PBSI kepada Kapolri.
Prosesi penutupan kemudian disempurnakan dengan peletakan raket secara simbolis oleh Kapolri bersama jajaran pimpinan PBSI dan NPCI.
Sebelum menutup acara, Kapolri menyempatkan diri untuk menyaksikan langsung laga final kategori para-bulu tangkis sebagai bentuk dukungan moral bagi para atlet.
Ia juga sempat turun langsung ke lapangan untuk mengikuti pertandingan ekshibisi bersama sejumlah pejabat negara dan pimpinan lembaga.
Pertandingan persahabatan tersebut menjadi penutup yang cair sekaligus mempererat komunikasi antarinstansi melalui media olahraga.
Berbagai pertunjukan budaya dan hiburan musik disajikan untuk memeriahkan suasana di GOR Universitas Negeri Jakarta.
Panitia memberikan apresiasi tinggi kepada para pemenang berupa piala, medali, sertifikat penghargaan, serta hadiah pembinaan.
Penghargaan tersebut diberikan khusus kepada para juara di kategori U-19, para-bulu tangkis, dan kategori beregu Polri.
Pihak kepolisian menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan wujud nyata komitmen institusi dalam mendukung ekosistem olahraga nasional.
Melalui turnamen ini, diharapkan lahir atlet-atlet muda berbakat yang mampu membawa nama harum Indonesia di kancah internasional.
Keberhasilan penyelenggaraan Kapolri Cup 2026 dinilai sebagai langkah berkelanjutan dalam memperkuat pembinaan prestasi di seluruh lapisan masyarakat.
Ajang ini sekaligus menjadi bukti bahwa sinergi lintas sektoral mampu menciptakan ruang kompetisi yang sehat dan profesional bagi seluruh pegiat bulu tangkis di tanah air.


