YOGYAKARTA, Gonesia.com – Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul Van Gastel menargetkan peningkatan performa yang signifikan bagi Laskar Mataram dalam mengarungi kompetisi Super League musim 2026/2027 yang akan segera bergulir.
Juru taktik asal Belanda tersebut mematok standar ganda dalam menghadapi tantangan di musim kompetisi tahun ini.
Ia menegaskan bahwa stabilitas posisi di liga menjadi prioritas utama untuk menghindari ancaman degradasi.
“Berbicara tentang target, ada dua hal. Tentu kami tidak ingin terdegradasi, tetapi dari sisi ambisi kami ingin jauh lebih baik dari musim lalu,” ujarnya, Senin (20/7).
Menurutnya, konsistensi dalam mengumpulkan poin di setiap pertandingan akan menjadi kunci utama dalam mengamankan posisi klasemen yang lebih aman.
Ia menambahkan bahwa raihan poin maksimal menjadi instrumen krusial untuk menjaga asa tim tetap berada di jalur persaingan papan atas.
Namun, ia juga menyoroti adanya dinamika baru dalam peta persaingan liga musim ini yang diprediksi akan jauh lebih menantang.
Ia melihat kehadiran tim-tim promosi baru sebagai variabel yang akan meningkatkan tensi kompetisi secara keseluruhan.
“Banyak tim-tim promosi saat ini yang akan membawa liga makin kompetitif karena secara finansial mereka bisa mengeluarkan banyak uang untuk transfer pemain,” kata Gastel.
Kondisi tersebut menuntut PSIM Yogyakarta untuk melakukan persiapan yang lebih matang dan terukur demi mengimbangi kekuatan lawan.
Manajemen tim saat ini telah bergerak cepat dengan mengikat sejumlah pemain kunci untuk memperkuat kedalaman skuad.
Dalam sesi latihan perdana di Stadion Mandala Krida, beberapa nama pemain asing sudah terlihat bergabung dengan rekan setimnya.
Sederet pemain yang telah hadir di lapangan di antaranya adalah Ze Valente, Jop van der Avert, Pulga Vidal, hingga Yusaku Yamadera.
Kesiapan fisik dan kekompakan tim menjadi fokus utama dalam agenda latihan yang berlangsung pada Selasa, 21 Juli 2026.
Selain nama-nama tersebut, terdapat pula sejumlah pemain asing baru yang turut serta mengikuti program latihan di bawah arahan tim pelatih.
Kendati demikian, pihak manajemen PSIM Yogyakarta hingga saat ini masih menutup rapat identitas para pemain anyar yang sedang menjalani seleksi tersebut.
Langkah ini diambil untuk menjaga privasi proses negosiasi sebelum kontrak resmi ditandatangani oleh kedua belah pihak.
Keseriusan Laskar Mataram dalam menyambut musim baru terlihat dari intensitas latihan yang terus ditingkatkan setiap harinya.
Dukungan finansial dan manajemen yang solid diharapkan mampu membawa PSIM Yogyakarta mencapai target ambisius mereka di musim 2026/2027.
Seluruh pemain kini tengah fokus pada adaptasi taktik yang diterapkan oleh Jean-Paul Van Gastel dalam skema permainan tim.
Struktur tim yang menggabungkan pemain lama dan wajah baru diproyeksikan menjadi kekuatan utama PSIM Yogyakarta di lapangan hijau.


