Pariaman – Sebanyak 57 warga Kota Pariaman yang terdampak bencana hidrometeorologi pada 2025 menerima bantuan modal usaha sebesar Rp3 juta per orang. Penyerahan dilakukan di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Pariaman, Senin (13/7/2026), oleh Wali Kota Pariaman Yota Balad bersama Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat Syaifullah dan Kepala Dinas Sosial Kota Pariaman Rozi Kosmadi.
Yota Balad mengatakan, bantuan tersebut merupakan wujud hadirnya pemerintah melalui kerja sama antara Pemko Pariaman dan Pemerintah Provinsi Sumbar. Ia menyebut, bencana yang melanda warganya tahun lalu ikut menjadi duka bagi dirinya sebagai wali kota.
“Alhamdulillah hari ini warga Kota Pariaman yang terdampak bencana mendapat bantuan modal usaha yang kita minta kepada Pemprov Sumbar. Masing-masing penerima manfaat menerima Rp3 juta. Jangan lihat besar kecilnya, tetapi lihatlah pemerintah hadir ketika masyarakat membutuhkannya,” ujarnya.
Ia meminta bantuan itu benar-benar digunakan sebagai modal usaha agar bisa memberi manfaat berkelanjutan. Menurut Yota, nilai bantuan memang tidak sebanding dengan kerugian yang dialami warga, namun tetap harus disyukuri.
“Kalau kita lihat kerugian yang bapak/ibu alami dengan apa yang diterima mungkin tidak sebanding. Tapi tetap disyukuri, insyaallah akan banyak nikmat yang didapatkan,” katanya.
Yota juga menginstruksikan Dinas Sosial Kota Pariaman untuk melakukan pengecekan, pengawasan, dan pendampingan agar bantuan digunakan sesuai tujuan. Sementara itu, Syaifullah menjelaskan program tersebut berasal dari dana Transfer Ke Daerah (TKD) di Provinsi Sumbar.
Secara keseluruhan, program ini menyasar 1.000 penerima manfaat se-Sumbar, dengan 57 orang di antaranya berasal dari Kota Pariaman. Syaifullah berharap bantuan itu mampu menghidupkan kembali aktivitas ekonomi warga yang terdampak bencana.
“Kami berharap penerima manfaat yang menerima uang sebesar Rp3 juta ini betul-betul dipergunakan untuk modal usaha. Kita juga berharap kerja sama Pemko Pariaman melalui Dinas Sosial untuk mengawal agar bantuan ini berjalan dengan baik,” ucapnya.
Ia menambahkan, bantuan usaha tersebut diharapkan menjadi langkah pemulihan ekonomi masyarakat Kota Pariaman yang sebelumnya terdampak hidrometeorologi.


