IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
News

Prabowo Minta Aparat Berbenah, Tegaskan Komitmen Wujudkan Pemerintahan Bersih

Lombok Barat, Gonesia.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan urgensi pembersihan birokrasi dari praktik korupsi dengan menuntut seluruh aparatur negara melakukan introspeksi mendalam demi mengembalikan kepercayaan publik.

Pesan keras tersebut disampaikan Presiden saat meresmikan Bendungan Meninting di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, pada Jumat (10/7).

Ia menyoroti bahwa setiap atribut, pangkat, dan fasilitas yang melekat pada aparat negara merupakan hasil dari kepercayaan rakyat.

Presiden menekankan bahwa seluruh elemen birokrasi, kementerian, TNI, Polri, hingga Kejaksaan harus menyadari posisi mereka sebagai pelayan masyarakat.

“Saya minta introspeksi, terutama para birokrat kita semua introspeksi. Pejabat-pejabat militer dan polisi, introspeksi,” ujar Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya.

Airlangga Hartarto Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Rachmat Gobel

Ia mengingatkan bahwa eksistensi para pejabat tersebut sepenuhnya didanai oleh rakyat melalui pajak dan mandat negara.

“Saudara adalah milik rakyat. Bintangmu dari rakyat. Sepatumu dari rakyat. Topimu dari rakyat. Jangan pernah lupa itu! Kejaksaan, Anda pakai bintang juga, kau! Kau juga milik rakyat!” tegasnya.

Pernyataan ini mencerminkan keresahan mendalam mengenai masih adanya celah korupsi yang merugikan kepentingan publik secara luas.

Menurut Presiden, masyarakat saat ini tidak lagi memiliki toleransi terhadap segala bentuk penipuan maupun praktik lancung yang dilakukan oleh oknum pelayan publik.

Ia mengajak seluruh aparatur untuk segera melakukan pembenahan internal tanpa harus terjebak pada polemik masa lalu.

Prabowo Instruksikan Kepala Daerah Awasi Dapur Makan Bergizi Gratis demi Kualitas

“Marilah kita sama-sama membenahi diri, memperbaiki diri. Saya tidak mau melihat ke belakang, tetapi saya mohon, perbaiki dirimu. Mawas diri. Jangan melawan kepada rakyat, rakyat tidak ingin korupsi dibiarkan. Rakyat tidak ingin penipuan-penipuan dilanjutkan,” ujar dia.

Langkah tegas ini diambil di tengah upaya pemerintah yang terus menghadapi hambatan dari berbagai kelompok kepentingan.

Presiden mengakui adanya perlawanan nyata dari pihak-pihak yang merasa terancam dengan upaya pemberantasan korupsi yang kini tengah digencarkan.

“Saudara-saudara, kita bersyukur prestasi-prestasi yang sudah kita hasilkan dalam waktu yang singkat, dengan perlawanan-perlawanan banyak dari kelompok-kelompok, terutama koruptor-koruptor itu,” jelasnya.

Meski menghadapi tantangan berat, ia memastikan bahwa komitmen pemerintah untuk menciptakan tata kelola yang bersih tidak akan surut.

Kejagung Ditantang Tuntaskan Kasus Korupsi Kortas Tipidkor dengan Transparan

Ia pun memberikan jaminan bahwa penegakan hukum akan dilaksanakan tanpa pandang bulu di masa pemerintahannya.

“Kita akan tegakkan hukum. Dan hukum itu untuk semua. Bukan hanya untuk orang kuat saja,” tegasnya menutup pernyataan.

Intruksi ini menjadi sinyal kuat bagi seluruh instansi pemerintah untuk segera melakukan reformasi birokrasi yang lebih transparan.

Kesiapan aparatur dalam merespons perintah ini akan menjadi tolok ukur utama keberhasilan agenda pemberantasan korupsi di tingkat nasional.

Komentar