Jakarta – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menetapkan target ambisius untuk membawa Skuad Garuda meraih trofi juara pada ajang FIFA ASEAN Cup 2026. Target tersebut menjadi prioritas utama sang juru taktik setelah ia berhasil mencatatkan tren positif bagi tim nasional sepanjang FIFA Matchday edisi Juni 2026.
Dalam dua laga uji coba internasional terakhir, Herdman sukses meracik strategi yang membawa Indonesia menundukkan Oman dengan skor telak 3-0 serta menang tipis 1-0 atas Mozambik. Hasil memuaskan ini menjadi modal kepercayaan diri tim sebelum menghadapi jadwal padat yang menanti di paruh kedua tahun 2026. Skuad Garuda dijadwalkan akan mengarungi dua turnamen besar, yakni Piala AFF pada Juli serta FIFA ASEAN Cup yang rencananya dihelat pada September mendatang.
Menanggapi tantangan tersebut, Herdman menyatakan bahwa ia telah menyusun strategi berbeda untuk masing-masing turnamen. Untuk Piala AFF 2026, pelatih asal Inggris tersebut berencana memanfaatkan ajang tersebut sebagai wadah bagi para pemain lokal untuk mematangkan pengalaman di kancah internasional.
“Turnamen AFF memberi kesempatan kepada kami untuk memainkan para pemain lokal dan memberikan mereka pengalaman mengenai standar yang dibutuhkan di level internasional. Selain itu, saya juga bisa melakukan penilaian terhadap mereka,” ujar Herdman dalam keterangannya, Sabtu (20/6/2026).
Sementara itu, pendekatan berbeda akan diterapkan pada FIFA ASEAN Cup 2026. Herdman menegaskan bahwa ia akan memanggil seluruh pemain terbaik, termasuk mereka yang berkarier di luar negeri, untuk memperkuat Skuad Garuda. Mengingat ajang tersebut terdaftar dalam kalender resmi FIFA, peluang bagi pemain seperti Kevin Diks dan kolega untuk bergabung sangat terbuka lebar.
“Di FIFA ASEAN, saya memiliki kesempatan besar untuk mengumpulkan pemain-pemain terbaik yang kami miliki demi memenangkan turnamen tersebut. Saya rasa itu sangat penting,” tambahnya.
Bagi Herdman, FIFA ASEAN Cup 2026 bukan sekadar turnamen biasa, melainkan pembuktian supremasi sepak bola Indonesia di kawasan Asia Tenggara. Ia menekankan bahwa meraih gelar juara adalah kewajiban untuk menegaskan posisi Indonesia sebagai kekuatan utama di kawasan ini.
“FIFA ASEAN adalah turnamen yang harus kami menangkan untuk menunjukkan bahwa kami adalah tim terbaik di kawasan Asia Tenggara. Itu merupakan langkah penting yang harus kami ambil, sekaligus kesempatan untuk mulai membawa pulang trofi bagi Indonesia,” tegasnya.
Di sisi lain, pemerintah Indonesia melalui Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir tengah mengupayakan agar Indonesia dapat menjadi tuan rumah perhelatan FIFA ASEAN Cup 2026. Erick Thohir diketahui telah melakukan koordinasi dengan Presiden Prabowo Subianto terkait rencana tersebut dan akan segera mengintensifkan komunikasi dengan pihak FIFA terkait penunjukan stadion dan kesiapan sarana pendukung lainnya. Status tuan rumah diharapkan dapat memberikan keuntungan teknis bagi Skuad Garuda dalam memuluskan langkah merebut trofi perdana di ajang tersebut.

