Ekonomi

Perusahaan Hiburan Pengelola Kebun Binatang Resmi Melantai di Bursa IPO

Jakarta – Bursa Efek Indonesia (BEI) membocorkan rencana penawaran umum perdana atau *initial public offering* (IPO) sebuah perusahaan yang bergerak di sektor industri hiburan dan edukasi satwa. Calon emiten ini diproyeksikan akan menghimpun dana dengan nilai yang signifikan.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, menjelaskan bahwa perusahaan tersebut tidak bergerak di bidang *production house*, melainkan bisnis hiburan yang bersifat fisik atau riil.

“Bukan *production house*, tetapi terkait hiburan yang bisa kita nikmati secara langsung. Misalnya, jika ingin mengedukasi anak-anak, ada kebun binatangnya. Itu kan relatif bisa kita lihat secara nyata,” ujar Nyoman di Gedung BEI, Jakarta Selatan, Selasa (19/5/2026).

Meski tidak menyebutkan nama perusahaan secara spesifik, Nyoman mengungkapkan bahwa nilai penggalangan dana calon emiten ini akan menjadi yang terbesar dibandingkan perusahaan lain yang berada dalam daftar antrean (*pipeline*) BEI saat ini.

“Yang *production house* tentunya ada, tetapi kalau kita bandingkan perolehan dananya, yang ini nilainya tiga kali lipat lebih besar,” imbuhnya.

Perjanjian I-CA CEPA Perkuat Akses Ekspor Indonesia ke Amerika Utara

15 Calon Emiten Siap Melantai di Bursa

Secara keseluruhan, terdapat 15 perusahaan yang masuk dalam daftar tunggu BEI dan berpotensi melakukan IPO hingga Agustus 2026. Menurut Nyoman, ke-15 perusahaan tersebut terbagi menjadi dua kategori skala usaha.

“Saat ini yang masuk ke *pipeline* kami ada 15 perusahaan. Sebelas di antaranya kategori besar, dan empat lainnya kategori menengah. Mereka tersebar dari berbagai sektor,” jelas Nyoman.

Spekulasi Terkait RANS Entertainment

Kabar mengenai rencana IPO perusahaan hiburan ini memicu spekulasi publik yang mengarah pada RANS Entertainment milik Raffi Ahmad. Perusahaan tersebut diketahui telah mengumumkan niatnya untuk melantai di bursa sejak 2023 lalu.

Cadangan Devisa RI Capai US$146,2 Miliar, BI Perkuat Stabilitas Rupiah

Pada awal Februari 2023, Raffi Ahmad selaku pendiri RANS Entertainment menyatakan bahwa rencana IPO tersebut merupakan bagian dari strategi untuk memperkuat fondasi bisnisnya.

“Untuk IPO, sedang progres. Tunggu saja. Mohon doanya, pokoknya pasti mantap. Kami memang sedang menyiapkan agar kaki-kaki bisnis RANS semakin kuat,” ujar Raffi saat ditemui di kawasan SCBD, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Komentar

Berita Populer

01

Bapenda Sumbar Latih Pemeriksa Pajak untuk Tingkatkan PAD

02

Purbaya Jelaskan Sumber Gaji Manajer Kopdes Merah Putih

03

Rahmat Saleh Tekankan Guru Bentuk Karakter di Era AI

04

Basarnas Pastikan Masih Bisa Komunikasi dengan Korban Terhimpit Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

05

TB Hasanuddin Desak Kajian Matang Hibah Kapal Induk Italia

06

AHY Gagas Giant Sea Wall Pantura Libatkan Investor dan 23 Kementerian

07

BSI Maslahat Resmikan Wakaf Sumur Bor, Atasi Krisis Air Desa Maman

08

Pasaman Pacu 400 Atlet Lewati Tes Fisik Porprov 2026

Berita Terbaru










× www.domainesia.com
× www.domainesia.com