Berita

G7 Mendesak Pembukaan Selat Hormuz Demi Stabilkan Ekonomi Global

menteri-keuangan-g7-segera-bertemu-bahas-ancaman-krisis-global
Menteri Keuangan G7 Segera Bertemu Bahas Ancaman Krisis Global

Global – Seruan pembukaan kembali Selat Hormuz menguat di tengah kekhawatiran pasar atas lonjakan harga energi yang berpotensi menekan ekonomi berbagai negara. Jalur strategis pengiriman minyak dan gas itu dinilai semakin krusial setelah gangguan distribusi dari kawasan Timur Tengah membuat pasokan dunia terancam mengetat.

Presiden Eurogroup Kyriakos Pierrakakis mengatakan pemulihan akses di Selat Hormuz harus menjadi prioritas untuk meredam dampak ekonomi yang lebih luas. “Pembukaan Selat Hormuz dan pengakhiran konflik secara permanen sangat penting dalam mengurangi dampak terhadap perekonomian,” ujarnya, dikutip dari CNBC International, Senin 18 Mei 2026.

Pierrakakis menilai perekonomian Eropa masih menunjukkan ketahanan menghadapi gelombang krisis energi terbaru. Namun, ia mengingatkan tekanan yang muncul tidak akan berhenti di Eropa semata.

Menurut dia, efeknya tetap akan terasa secara global, sekalipun konflik di Timur Tengah bisa segera diredakan. Kekhawatiran utama pasar saat ini berkutat pada inflasi yang didorong kenaikan harga energi.

Dampaknya sudah terlihat di pasar obligasi. Dalam beberapa pekan terakhir, biaya pinjaman jangka panjang di sejumlah negara G7 naik tajam seiring meningkatnya waswas investor terhadap arah inflasi dan stabilitas fiskal.

Satpol PP Padang Tertibkan PKL Ilegal Empat Kali Selama Mei

Di Amerika Serikat, imbal hasil obligasi pemerintah tenor 30 tahun sempat melesat ke 5,12 persen pada Jumat lalu. Level itu menjadi yang tertinggi sejak Mei 2025 dan nyaris menyamai rekor sejak 2023. Kenaikan tersebut terjadi setelah pasar mencermati data inflasi yang belum stabil serta spekulasi mengenai kebijakan suku bunga Federal Reserve di bawah pimpinan baru, Kevin Warsh.

Gejolak serupa muncul di Inggris dan Jepang. Di Inggris, imbal hasil surat utang jangka panjang menembus level tertinggi sejak akhir 1990-an, dipicu ketidakpastian politik dan kekhawatiran inflasi. Jepang juga menghadapi tekanan besar karena sangat bergantung pada impor energi, sehingga rentan terhadap perubahan harga minyak dunia.

Dalam pasar obligasi, kenaikan imbal hasil umumnya dibaca sebagai tanda menurunnya kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi atau kemampuan pemerintah mengendalikan inflasi dan kondisi fiskal.

Sementara itu, harga minyak masih bertahan di level tinggi. Pada Jumat, minyak mentah Brent untuk kontrak pengiriman Juli ditutup naik lebih dari 3 persen ke 109,26 dolar AS per barel. Minyak West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat juga menguat lebih dari 4 persen menjadi 105,42 dolar AS per barel.

Sejak awal 2026, Brent telah melonjak sekitar 74 persen. Meski demikian, harganya masih berada di bawah puncak akhir April yang sempat menyentuh 118 dolar AS per barel.

Bandung Siagakan TNI-Polri Amankan Euforia Sambut Persib Juara

Persoalan lain yang menambah kekhawatiran adalah terus menipisnya cadangan minyak global untuk menutup gangguan pasokan dari Timur Tengah. Jika Selat Hormuz tetap tertutup dalam waktu lama, persediaan dunia dikhawatirkan mendekati level kritis.

Badan Energi Internasional atau IEA sebelumnya sudah mengingatkan bahwa harga minyak dan bahan bakar masih berpeluang naik menjelang musim panas, ketika permintaan energi biasanya mencapai puncaknya.

“Cadangan yang menyusut dengan cepat di tengah gangguan yang terus berlanjut, dapat menjadi pertanda lonjakan harga di masa mendatang,” demikian peringatan IEA dalam laporan terbarunya.

Komentar

Berita Populer

01

Bapenda Sumbar Latih Pemeriksa Pajak untuk Tingkatkan PAD

02

Purbaya Jelaskan Sumber Gaji Manajer Kopdes Merah Putih

03

Rahmat Saleh Tekankan Guru Bentuk Karakter di Era AI

04

Basarnas Pastikan Masih Bisa Komunikasi dengan Korban Terhimpit Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

05

TB Hasanuddin Desak Kajian Matang Hibah Kapal Induk Italia

06

AHY Gagas Giant Sea Wall Pantura Libatkan Investor dan 23 Kementerian

07

BSI Maslahat Resmikan Wakaf Sumur Bor, Atasi Krisis Air Desa Maman

08

Pasaman Pacu 400 Atlet Lewati Tes Fisik Porprov 2026

Berita Terbaru










× www.domainesia.com
× www.domainesia.com