JAKARTA – PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) resmi memiliki pengendali baru. Perusahaan investasi asal Singapura, Pacific Universal Investments Pte. Ltd., telah menuntaskan akuisisi 51% saham emiten ritel tersebut dari PT Satya Gema Gemilang.
Transaksi strategis ini melibatkan pengambilalihan 8,46 miliar saham MAPI dengan harga Rp 1.395 per lembar. Nilai keseluruhan transaksi tersebut mencapai Rp 11,81 triliun.
Corporate Secretary MAPI, Eva Andrianie, mengonfirmasi bahwa dengan selesainya transaksi ini, Pacific Universal kini resmi menjadi pengendali baru PT Mitra Adiperkasa Tbk.
Direktur Pacific Universal, Sean Gustav Standish Hughes, menjelaskan bahwa langkah ini bertujuan untuk memperkuat sekaligus mengembangkan ekspansi bisnis grup MAPI di pasar Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.
Sebagai langkah lanjutan pasca-akuisisi, Pacific Universal bersama CVC Capital Partners akan melaksanakan penawaran tender wajib (Mandatory Tender Offer/MTO). Proses ini dilakukan sesuai dengan ketentuan Pasal 8 POJK Nomor 9/2018.
Pelaksanaan MTO akan melibatkan dua entitas, yakni Samudra (Investment) Pte. Ltd. (SIPL) dan Ocean Continuum Pte. Ltd. (OCPL). Kepemilikan SIPL dan OCPL sendiri terdiri dari 51% saham MAPI dan 49% oleh dana kelolaan CVC Capital Partners.
Terkait harga penawaran dalam MTO tersebut, pihak Pacific Universal menetapkan angka Rp 1.550 per saham.
Harga ini tergolong premium jika dibandingkan dengan rata-rata harga tertinggi saham MAPI selama 90 hari terakhir yang berada di level Rp 1.274 per saham. Nilai penawaran tersebut mencerminkan kenaikan sekitar 22% dari rata-rata harga periode tersebut.
Bagi investor publik, penawaran tender ini menjadi peluang untuk merealisasikan keuntungan atas investasi mereka di MAPI dengan harga yang jauh lebih tinggi dibandingkan harga pasar hingga 7 Mei 2026.
Respons pasar terhadap aksi korporasi ini terlihat positif. Pada perdagangan Jumat (8/5/2026), saham MAPI ditutup menguat 12,38% ke level Rp 1.455 per saham. Secara tahun berjalan (year-to-date), saham MAPI tercatat telah membukukan kenaikan sebesar 24,89%.

