CLAIREFONTAINE -, Timnas U-17 Putri Indonesia menunjukkan performa impresif dalam agenda pemusatan latihan di Prancis. Sejumlah pemain muda Tanah Air berhasil memukau para pelatih di Akademi Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) saat menjalani sesi latihan di Clairefontaine National Football Centre.
Program pelatihan ini merupakan bagian dari kerja sama strategis antara PSSI dan FFF dalam proyek *Women Empowerment in Sports Collaboration 2026* yang kini memasuki fase kedua. Sebanyak empat pemain Timnas Putri U-17 dilaporkan tampil menonjol dan dinilai mampu mengimbangi standar permainan akademi elite Eropa.
Selain fokus pada pengembangan teknis di lapangan, kolaborasi ini diperkuat melalui komitmen diplomasi olahraga. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, sebelumnya telah melakukan pertemuan virtual dengan Ambassador of Sports Prancis, Damien Combredet, untuk membahas perluasan kerja sama ke berbagai cabang olahraga guna meningkatkan standar manajemen olahraga di Indonesia.
Delegasi PSSI yang dipimpin anggota Komite Eksekutif, Vivin Cahyani Sungkono, turut melaksanakan kunjungan strategis ke sejumlah institusi penting, mulai dari Kedutaan Besar RI di Paris, kantor pusat FFF, hingga markas besar FIFA.
Dalam kunjungan ke kantor FIFA pada Rabu (6/5/2026), delegasi Indonesia diterima langsung oleh jajaran pejabat FIFA, di antaranya Elkhan Mammadov dan Ada Bonilla. Pertemuan tersebut memberikan wawasan krusial bagi para pemain muda mengenai struktur sepak bola global serta visi inklusivitas dan kesetaraan gender dalam sepak bola putri.
PSSI berharap program ini menjadi katalisator bagi perkembangan sepak bola putri di Indonesia. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu membuka jalan bagi lahirnya talenta-talenta muda yang berdaya saing tinggi di level internasional.

